Sopir Truk Kena Rampok di Jalan Tol Lampung hingga Kaki Nyaris Putus

Konten Media Partner
1 Desember 2022 14:55 WIB
·
waktu baca 3 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Mobil Truk milik korban dugaan perampokan. | Foto : dok Hutama Karya
zoom-in-whitePerbesar
Mobil Truk milik korban dugaan perampokan. | Foto : dok Hutama Karya
ADVERTISEMENT
sosmed-whatsapp-green
kumparan Hadir di WhatsApp Channel
Follow
Lampung Geh, Mesuji - Aksi dugaan perampokan terjadi di Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) Lampung, tepatnya di kilometer 227 Desa Gedung Sri Mulyo Kecamatan Way Serdang, Kabupaten Mesuji, pada Selasa (29/11) malam sekitar pukul 21.00 WIB.
ADVERTISEMENT
Peristiwa perampokan ini menimpa seorang sopir truk bernama Abdul Manap (45). Akibat peristiwa tersebut, korban mengalami luka cukup serius akibat terkena sabetan senjata tajam jenis celurit.
Kasat Reskrim Polres Mesuji, Iptu Fajrian Rizki menjelaskan kronologis terjadinya dugaan perampokan tersebut terjadi pada saat korban yang mengendarai mobil truk dengan nomor polisi BE 1986 BV sedang melintas jalan tol dari arah Palembang menuju Bandar Lampung.
"Sekira pukul 20.30 korban berangkat dari tol Simpang Pematang menuju Bandar Lampung dengan mengendarai mobil tronton warna hijau nomor BE 1986 BV, di dalam perjalanan sekira didepan Rest Area KM 234, korban diberhentikan oleh seorang laki-laki yang tidak ketahui namanya dengan membawa derigen merah ukuran 10 liter, dan mengatakan bahwa pelaku kehabisan solar dan juga mengatakan bahwa mobil miliknya berada di Rest Area 215, kemudian pelaku naik kebangku penumpang korban," kata Fajrian saat dihubungi Lampung Geh, Kamis (01/12).
ADVERTISEMENT
Ia menjelaskan setelah korban memberikan tumpangan, pelaku bersama korban melanjutkan perjalanan.
"Saat di jalan tol sekira KM 227, pelaku meminta kepada korban agar memberhentikan mobil yang dikemudikan korban, pelaku mengatakan bahwa mobil miliknya berada di atas fly over, kemudian pelaku mengambil celurit yang berada di belakang punggung pelaku, lalu melayangkan celuritnya tepat di kepala korban dan menendang korban, korban sempat melawan namun korban terjatuh dari mobil," jelasnya.
Saat korban terjatuh itu, Fajrian menjelaskan jika pelaku mencoba untuk membawa kabur mobil milik korban.
"Korban sempat melompat masuk kedalam mobil kembali, namun dalam kondisi dikendarai pelaku, sehingga pelaku terseret pada saat mobil melaju, dan mobil yang dikendarai pelaku menabrak trotoar tepat berada di bawa fly over KM 227," ungkapnya.
ADVERTISEMENT
Lebih lanjut ia menjelaskan, jika korban terpental hingga kaki sebelah kiri korban nyaris putus, dan pelaku membawa mobil milik korban ke arah Bandar Lampung.
"Namun pada saat sampai didekat pintu exit tol Lambu Kibang oleh pelaku mobil diputar balik melalui barrier/pembatas tol ke arah Palembang, dan sampai di KM 220 keluar exit tol Way Kenanga Tubaba dan mobil ditinggal dipinggir jalan exit tol," tuturnya.
Iptu Fajrian menjelaskan, pelaku diperkirakan melarikan diri ke arah perkebunan sawit arah Desa Wonorejo Kecamatan Gunung Agung, Tubaba.
"Saat ini mobil milik korban berada exit tol Way Kenanga untuk selanjutnya dibawa ke exit tol Simpang Pematang, untuk barang-barang milik korban tidak ada yang hilang," jelasnya.
Kasat Reskrim Iptu Fajrian menjelaskan bahwa pihaknya saat ini masih memburu pelaku.
ADVERTISEMENT
"Untuk sejauh ini tim masih melakukan penyelidikan terkait identitas pelaku. Nanti hasilnya dikabari ya," kata dia.
"Ciri-ciri pelaku badan tinggi, sekitar 165 cm, badan gemuk, rambut keriting, menggunakan kaos warna biru dan pada saat kejadian membawa derigen warna merah," bebernya.
Sementara korban telah dibawa ke Rumah Sakit Puri Husada Simpang Pematang untuk dilakukan tindakan medis. (*)