Syekh Ali Jaber Akui Jika Akan Ditusuk Kedua Kalinya oleh Pelaku

Lampung Geh, Bandar Lampung - Syekh Ali Jaber melihat jika pelaku akan menusuknya untuk kedua kalinya saat mengisi kajian di Masjid Fallahuddin, Kelurahan Suka Jawa, Kecamatan Tanjung Karang Pusat, Kota Bandar Lampung.
Dalam konferensi pers di Baba Rayan, Bandar Lampung, Syekh Ali Jaber mengatakan bahwa dirinya sudah ditakdirkan mengalami luka tusukan dalam kejadian itu.
"Saya lihat tangannya posisinya ke atas dia mau tusuk, jalan Allah takdirkan tangan saya bergerak. Mungkin kalau tidak sasarannya ke leher atau ke kepala," ujarnya, Senin (14/9).
Dirinya melihat setelah menusuk, pelaku masih berdiri tegak dan melihat tajam kepadanya. Syekh Ali pun melihat jika pelaku akan menusuk untuk kedua kalinya.
"Saat saya lihat posisi titik berdiri, anak itu masih pegang piasunya, dia belum lepas dan sangat kuat. Dia ingin menarik, dan ingin tusuk lagi," tegasnya.
Mengetahui itu, Syekh Ali berusaha melawan. Namun jamaah yang berada di lokasi bergerak cepat sehingga sesegera mungkin mengamankan pelaku.
"Maka saya langsung lawan dengan gerakkan tangan ke arah kiri, dan pisaunya patah dan diperiksa menusuk ke dalam sedalam 8 cm," jelas dia.
Syekh Ali menjelaskan jika sudah ada cucuran tangan di lengan kanannya akibat tusukan itu.
"Baru jamaah mengamankan dan tangan saya sudah berdarah, saya lihat bekas pisaunya masih di dalam. Dengan tangan kiri saya lepas lalu diamankan oleh jamaah," paparnya.
Hingga akhirnya dirinya dibawa ke Puskesmas Gedong Air dan mendapatkan penanganan medis.
Saya sudah diantar ke puskesmas untuk berobat dan lukanya begitu dalam dengan 6 jahitan di bagian dalam kemudian di bagian luar," pungkasnya.(*)
