Kumparan Logo
Konten Media Partner

Terjadi Kebakaran di SPBU Antasari, Bandar Lampung

Lampung Gehverified-green

·waktu baca 1 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tempat penampungan BBM di SPBU Jalan Pangeran Antasari, Tanjung Baru, Kedamaian, Bandar Lampung kebakaran. | Foto: Dok Istimewa'
zoom-in-whitePerbesar
Tempat penampungan BBM di SPBU Jalan Pangeran Antasari, Tanjung Baru, Kedamaian, Bandar Lampung kebakaran. | Foto: Dok Istimewa'

Lampung Geh, Bandar Lampung - Terjadi kebakaran di SPBU yang berada di Jalan Pangeran Antasari, Tanjung Baru, Kedamaian, Bandar Lampung, Kamis (8/5) sekitar pukul 06.45 WIB. Berdasarkan video yang diterima Lampung Geh, kobaran api muncul dari penampungan BBM. Terlihat mesin SPBU juga hangus terbakar.

Mesin SPBU Jalan Pangeran Antasari, Tanjung Baru, Kedamaian, Bandar Lampung hangus terbakar. | Foto: Dok Damkar Bandar Lampung

Saat dikonfirmasi, Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan kota Bandar Lampung, Anthony Irawan membenarkan kejadian tersebut. "Kami menerima laporan sekitar pukul 06.59 WIB bahwa telah terjadi kebakaran di SPBU Jalan Pangeran Antasari, Tanjung Baru, Kedamaian, Bandar Lampung," katanya.

Mesin SPBU Jalan Pangeran Antasari, Tanjung Baru, Kedamaian, Bandar Lampung hangus terbakar. | Foto: Dok Damkar Bandar Lampung

Setelah menerima laporan tersebut, dirinya langsung mengerahkan 1 unit mobil pemadam dan 4 personel ke lokasi kebakaran. "Proses pengecekan selesai sekitar pukul 07.37 WIB. Pokok yang terbakar yakni pompa untuk penampungan dombak dextile dengan luas 1x1 meter," sebutnya. Anthony menjelaskan berdasarkan keterangan Agus selaku pengawas lapangan, api diduga berasal dari korsleting listrik yang berasal dari mesin pompa. "Diduga korsleting listrik mesin pompa yang digunakan untuk keluar masuknya BBM ke penampungan dan api menyambar ke dispenser Dexlite," ucapnya. Namun, meski demikian, Anthony melanjutkan penyelidikan lebih lanjut akan dilakukan oleh pihak yang berwajib. "Tidak ada korban jiwa, kerugian diperkirakan mencapai kurang lebih Rp 25 juta," pungkasnya. (Yul/Ansa)