Kumparan Logo
Konten Media Partner

Tinjau Tol Lampung, Menhub: Rest Area KM 87 Sudah Perfect dan Siap

Lampung Gehverified-green

comment
4
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Menteri Perhubungan dan Menteri PUPR didampingi Gubernur Lampung meninjau kesiapan Rest Area KM 87 Tol Lampung guna menghadapi Natal dan Tahun Baru, Selasa (24/12) | Foto : Humas Pemprov Lampung
zoom-in-whitePerbesar
Menteri Perhubungan dan Menteri PUPR didampingi Gubernur Lampung meninjau kesiapan Rest Area KM 87 Tol Lampung guna menghadapi Natal dan Tahun Baru, Selasa (24/12) | Foto : Humas Pemprov Lampung

Lampung Geh, Lampung Selatan - Gubernur Lampung, Arinal Djunaidi mendampingi Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi dan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono meninjau kesiapan sarana dan prasarana menghadapi Hari Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2019 di Rest Area KM 87, Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS), Lampung Selatan.

Menhub Budi Karya Sumadi dan Menteri PUPR Basuki Hadimuljono tiba di Rest Area KM 87, Lampung Selatan, Selasa (24/12), pukul 13.00 WIB setelah bertolak dari Dermaga Eksekuif Merak menggunakan Helikopter Bell 429 BBKFP.

Mereka tiba di Bandara Raden Inten II pukul 11.45 WIB, dan langsung menuju jalan tol dan berhenti di Rest Area KM 87 guna memastikan berbagai kesiapan, seperti kecukupan bahan bakar dan sarana kesehatan.

Dalam kesempatan itu, Basuki menuturkan bahwa JTTS Lampung-Palembang sekitar 370 km telah berfungsi, walaupun Tol Kayu Agung - Palembang masih fungsional.

"Terdapat 13 rest area sepanjang JTTS Lampung - Palembang. Rest area ini terus dilakukan percepatan pembangunannya, dan ditargetkan 2 bulan lagi selesai, termasuk Rest Area Km 87," jelas Menteri PUPR Basuki.

Menhub dan Menteri PUPR didampingi Gubernur Lampung tiba di Rest Area KM 87 Tol Lampung, Selasa (24/12) | Foto : Humas Pemprov Lampung

Basuki juga menjelaskan bahwa secara minimal sarana dan prasarana yang ada di Rest Area KM 87 telah siap digunakan untuk menghadapi Natal dan Tahun Baru, mulai dari Mushola, toilet, UKM/tempat makan, dan SPBU sementara.

"Kita bisa melihat bahwa sarana dan prasarana di rest area telah siap dengan baik. Juga kebutuhan bahan bakar yang biasanya 2500-3000 liter/hari, untuk menghadapi Nataru. Bahan bakar tersebut ditambah sekitar 6 persen guna memenuhi kebutuhan para pemudik," ungkapnya.

Menurut Basuki, untuk menghadapi Nataru ini, semuanya sudah siap mulai dari jalan fisik tol sampai sarana dan prasarana di Rest Area KM 87.

Sementara itu, Menhub Budi menjelaskan bahwa Rest Area KM 87 sudah bagus, meskipun masih baru tetapi sudah dilengkapi beberapa fasilitas.

"Walaupun masih baru, tapi sudah perfect. Bahkan sarana dan prasarananya siap untuk menghadapi natal dan tahun baru. Tadi saya juga mencicipi makanan yang sangat enak di sini seperti es dugan dan nasi ikan. Hal ini diharapkan ke depannya semakin beragam," ujar Menhub Budi.

Menhub Budi menyampaikan ucapan terimakasih kepada berbagai pihak yang telah mendukung rest area ini guna kelancaran dan kemudahan masyarakat dalam menghadapi Natal dan Tahun Baru.

"Terimakasih kepada Gubernur Lampung, Kapolda Lampung, dan berbagai pihak lainnya yang telah turut mendukung sarana dan prasarana yang di rest area ini," jelasnya.

Dalam peninjauan tersebut, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono, Gubernur Lampung Arinal Djunaidi, dan Kapolda Lampung Purwadi Arianto juga menyempatkan untuk menikmati es kelapa muda dan nasi ikan yang ada di Rest Area KM 87 A. (**)