Konten Media Partner

3 Jenis Sate Khas Sumatera Barat

langkanverified-green

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Sate Pariaman (M. Hendra/Langkan.id)
zoom-in-whitePerbesar
Sate Pariaman (M. Hendra/Langkan.id)

Langkan.id, Padang- Pelbagai jenis sate khas Sumatera Barat terjadi di Festival Sate yang digelar di kawasan Permindo Kota Padang, Sabtu 16 Februari 2019. Mulai dari sate Labu dari Padang hingga sate Danguang-danguang dari Kabupaten Limapuluh Kota.

1. Sate Labu

Sate Labu di Padang (M. Hendra/Langkan.id)

Sate Labu salah satu jenis sate di Kota Padang. Uniknya, sate ini, kuahnya terbuat dari buah labu.

Musri pemilik sate Labu Padang mengatakan, meskipun terbuat dari olahan labu, rasa saten manis seperti buah Labu. Tapi bahkan Sate Labu ini tak kalah pedasnya dengan rasa sate Minangkabau pada umumnya. Jika dicicipi, bisa dikatakan hampir tidak terasa buah Labunya.

Musri penjual sate Labu mengatakan, bumbu yang digunakan mengurangi campuran tepung dan mencampuri labu dengan cabe giling. Lalu, dicampuri kacang tanah dan ditaburi bawang goreng. Kalau dagingnya pasti menggunakan daging sapi.

"Rasanya tidak manis. Malah pedas" ujanrya.

Sate Labu ini disebut sebagai sate satu-satunya yang ada di Sumatera Barat. Tujuan Musri melahirkan rasa sate Labu ini, dinilai lebih menyehatkan. Labu memiliki khasiat yang baik untuk kesehatan.

2. Sate Pariaman

Sate Pariaman. (M. Hendra/langkan.id)

Sate Pariaman sudah dikenal khalayak ramai. Sate asal Kota Pariaman ini identik dengan warna kuahnya yang agak memerah.

Salah seorang penjual sate Pariaman, Anton mengatakan warna merah kuah sate Pariaman berasal dari pewarna makanan. Sedangkan bahan dasarnya, tepung, cabe merah giling, kacang tanah, dan bawang goreng.

"Untuk daging sate nya tidak hanya dari daging sapi, juga ada dari telur puyuh, lokan, dan terkadang ada sate ayam," ujarnya.

3. Sate Danguang-danguang

Sate Danguang-danguan asal Kabupaten Limapuluh Kota. (M. Hendra/Langkan.id)

Sate Danguang-danguang berasal dari Kabupaten Limapuluh Kota. Sate Danguang-danguan ini dikenal dengan dagingnya yang empuk.

Sate ini memiliki warna kuah agak kekuning-kuningan yang dibuat dari tepung beras, kunyit, jeruk purut, cabe, barang merah, ketumbar, lengkuas dan rempah-rempah lainnya. Dan diaduk dengan santan.

Dagingnya yang telah direbus diberi bumbu yang terbuat jahe, bawang putih, bawah merah dan rempah-remah. Kemudian dipotong kecil-kecil dan ditaburi parutan kelapa. (M Hendra)