Alami Kelangkaan, Dinas Perdagangan Sidak Penggunaan Gas Elpji 3 Kg

Konten Media Partner
12 Oktober 2019 20:46
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
Alami Kelangkaan, Dinas Perdagangan Sidak Penggunaan Gas Elpji 3 Kg (423450)
zoom-in-whitePerbesar
Gas LPG 3 Kg (Foto: Aditia Noviansyah/kumparan)
Langkan.id, Padang - Gas elpiji berukuran 3 kilogram sempat langka di Kota Padang, mengatasi hal itu Dinas Perdagangan bersama Satuan Kerja Kemanan dan Ketertiban (SK4) adakan sidak terkait penggunaan gas yang diperuntukkan bagi masyarakat miskin itu.
ADVERTISEMENT
Hasil sidak, ditemukan puluhan gas elpiji 3 kilogram banyak digunakan tidak sesuai dengan aturan yang berlaku. “Petugas menemukan sebanyak 63 tabung gas elpiji 3 kilogram berada di tempat usaha, dan itu melanggar aturan penggunaan,” ujarnya Kepala Bidang (Kabid) Pengawasan dan Stabilitas Harga, Dinas Perdagangan Kota Padang melalui rilis yang diterima Langkan.id, Sabtu (12/10).
Menurut Hasna, sidak tersebut dilakukan untuk tindak lanjut keluhan masyarakat terkait kelangkaan gas elpiji di Kota Padang. “Hasil temuan itu, nanti kita panggil pemiliknya untuk dibina. Setelah itu, kita kembalikan lagi tabung gas elpiji 3 kilogram tersebut,” ungkapnya.
Jika rumah makan ikut-ikutan memakai gas elpiji 3 kilogram, maka masyarakat yang berhak akan kesulitan mendapatkan gas 3 kilogram tersebut.
ADVERTISEMENT
“Untuk itu, kita imbau pengelola rumah makan agar tidak lagi menggunakan gas elpiji berukuran 3 kilogram untuk kegiatan usaha,” jelasnya.
Diketahui sebelumnya, data dari Pertamina, penyaluran elpiji 3 kilogram bersubsidi pada bulan Oktober di Kota Padang sebanyak 20.560 tabung per hari.
Pertamina mengklaim, bahwa stok gas elpiji 3 kilogram tidak pernah kurang untuk Kota Padang. (Zulfikar)
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020