Konten Media Partner

Berkat SE Kemenhub No.21/2022, Penumpang di Bandara Minangkabau Meningkat Tajam

langkanverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Suasana di terminal Bandara Internasional Minangkabau, Sumatera Barat, Selasa 29 Maret 2022. Foto: Ahmad/Langkan
zoom-in-whitePerbesar
Suasana di terminal Bandara Internasional Minangkabau, Sumatera Barat, Selasa 29 Maret 2022. Foto: Ahmad/Langkan

PT Angkasa Pura II Cabang Bandara Internasional Minangkabau menyatakan menjelang penutupan bulan Maret 2022 ini, tercatat terjadi peningkatan jumlah penumpang yang cukup tajam.

"Per harinya jumlah penumpang di Bandara Internasional Minangkabau mencapai 5.000 hingga 6.000 penumpang dengan jumlah penerbangan 40," kata Humas PT Angkasa Pura II Cabang BIM Fendrik, Selasa 29 Maret 2022.

Ia menyebutkan penyebab terjadinya peningkatan jumlah penumpang itu, seiring telah diterapkan Surat Edaran Kemenhub No.21/2022. Dimana di dalam SE itu diatur tentang tidak diwajibkan bagi penumpang yang sudah divaksin dosis kedua dan booster, bila ingin terbang dengan pesawat.

"SE itu kita terapkan sejak 8 Maret 2022. Ternyata penumpang langsung meningkat tajam," ujarnya.

Menurutnya bila melihat pada sebelum adanya SE Kemenhub No.21/2022 itu, jumlah penumpang di BIM hanya 2.500 orang per harinya.

"Jadi SE ini membuat masyarakat memilih jalur udara ketimbang jalur darat untuk menuju Jakarta. Karena syaratnya sudah dilonggarkan," ungkapnya.

Namun Fendrik mengaku bila dibandingkan kondisi Maret 2022 ini dengan sebelumnya adanya pandemi, jumlah penumpang yang tercatat masih terbilang menurun.

Ia menjelaskan di masa sebelum pandemi COVID-19, jumlah penumpang di BIM bisa mencapai 8.000 hingga 10.000 orang per harinya.

"Jadi bila dibandingkan sebelum pandemi dengan Maret 2022 ini, masih turun 50 persen," tegasnya.

Tapi Fendrik pun memperkirakan jumlah penumpang di BIM akan terus mengalami peningkatan usai bulan Maret 2022 ini. Seperti momen Ramadan dan mudik lebaran.

"Presiden Jokowi telah menyatakan tahun 2022 ini sudah boleh mudik, nah kita berharap banyak perantau Sumatera Barat yang pulang kampung menggunakan pesawat," harapnya.