Konten Media Partner

Di Dharmasraya, Pelajar SD dan SMP Sekolah 5 Hari Per Minggu

langkanverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi Pelajar (Foto: Aditia Noviansyah/kumparan)
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Pelajar (Foto: Aditia Noviansyah/kumparan)

Pemerintah Kabupaten Dharmasraya mulai menerapkan pelaksanaan sekolah hanya lima hari dalam satu minggu, kebijakan itu diperuntukkan bagi Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP).

Bupati Dharmasraya, Sutan Riska Tuanku Kerajaan menyebutkan, sekolah lima hari per minggu sudah dilaksanakan di daerah tersebut. “Kami sudah terapkan sejak 1 Februari 2020 ini,” ujarnya kepada Langkan.id, Senin (17/2).

Menurutnya, penerapan sekolah lima hari dalam satu minggu, akan memberikan nilai positif untuk guru dan siswa, terutama untuk penguatan nilai-nilai pendidikan karakter bagi siswa.

Dengan adanya penerapan itu, kata Sutan Riska, guru dan siswa memiliki waktu luang yang lebih banyak berkumpul dengan keluarga, yaitu pada hari Sabtu dan Minggu.

Tidak hanya itu, sekolah lima hari dalam satu minggu juga diterapkan dengan full day. Dengan demikian, katanya, juga akan mendorong peningkaytan Iman dan Taqwa (Imtaq) peserta didik, karena adanya penerapan salat berjamaah di sekolah.

“Anak didik juga akan lebih banyak mendapatkan pembinaan pendidikan karakter dalam program ekstrakurikuler wajib dan pilihan,” jelasnya.

Selain itu, adanya penerapan lima hari sekolah dalam satu minggu serta full day school, guru dan siswa tidak lagi membawa beban kerja ke rumah, karena semua sudah dituntaskan di sekolah.

“Saya harap, penerapan ini disambut secara baik oleh setiap sekolah yang ada di Dharmasraya. Karena ini adalah salah satu langkah perubahan yang kita lakukan untuk pendidikan Dharmasraya yang lebih baik lagi ke depan,” katanya.