Islamic Center Padang Panjang Masuk Nominasi Daya Tarik Wisata Halal
·waktu baca 2 menit

Keindahan Islamic Center Kota Padang Panjang memiliki daya tarik yang kuat. Sehingga cukup sering wisatawan untuk datang ke masjid itu.
Ketua Tim Ahli DTW Halal Sari Lenggogeni mengatakan Islamic Center dinyatakan masuk sebagai nominator Daya Tarik Wisata (DTW) Halal Sumatera Barat 2021.
"Jadi saya bersama tim DTW Halal lainnya akan melakukan penilaian terlebih dahulu di Islamic Center Kota Padang Panjang," katanya, Kamis 2 Desember 2021.
Ia mengatakan dari 18 kabupaten/kota yang mengirimkan data, kawasan Islamic Center Kota Padang Panjang masuk nominasi tiga besar.
Selain di Padang, kawasan Istano Basa Pagaruyung di Kabupaten Tanah Datar dan Kawasan Danau Kembar di Kabupaten Solok. juga masuk nominator.
"Pertama masuk Islamic Center ini, kami merasa takjub melihat suasana religi dengan pemandangan alamnya yang menenangkan jiwa," ucapnya.
Adapun kriteria wisata halal menurutnya, yang mencakup aspek wilayah, daya tarik wisata, fasilitas umum, aksesibilitas, investasi dan dukungan pemerintah.
"Salah satu indikator penting DTW Halal adalah kebersihan. Mulai dari kebersihan lingkungan, kebersihan toilet serta kebersihan perlengkapan shalat yang disediakan," jelasnya.
Dikatakannya, setelah melakukan visitasi lapangan, ada beberapa masukan terhadap pengelola atau pengurus kawasan Islamic Center. Di antaranya, agar ditingkatan aktivitas yang melekat dengan Islamic Center, serta penyusunan kurikulum untuk pengunjung.
Ia berharap dengan menggelar berbagai kegiatan di Islamic Center dapat menjadi daya tarik serta kenikmatan rohani dan juga bisa menambah wawasan agama bagi pengunjung.
"Ke depan diharapkan ada penyusunan kurikulum untuk pengunjung, Ada pemandu bagi pengunjung sebagai nilai tambah," katanya.
Kepala Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata Padang Panjang, Maiharman, mengatakan sebuah kesempatan yang berarti bagi Pemko, dengan masuknya kawasan Islamic Center ke dalam nominasi.
"Kedatangan Tim Ahli DTW Halal sengaja tidak dikondisikan, tanpa persiapan khusus. Supaya penilaian ini berlangsung objektif apa adanya," ucapnya.
