Konten Media Partner

Jenazah Santri Pesantren Nurul Ikhlas Korban Pengeroyokan Diautopsi

langkanverified-green

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Jenazah Robby Alhalim santri korban pengeroyokan dibawa ke RS Bhayangkara untuk otopsi. (Irwanda/Langkan.id)
zoom-in-whitePerbesar
Jenazah Robby Alhalim santri korban pengeroyokan dibawa ke RS Bhayangkara untuk otopsi. (Irwanda/Langkan.id)

Langkan.id, Padang - Jenazah Robby Alhalim, santri Pondok Pesantren Nurul Ikhlas, diautopsi di Rumah Sakit Bhayangkara Padang, Sumatera Barat, Senin (18/2).

Sebelumnya, Robby menghembuskan napas terakhir di RSUP Dr. M. Djamil Padang pada Senin (18/2) pagi, usai mengalami koma akibat dikeroyok rekan-rekannya.

Autopsi dilakukan sesuai persetujuan keluarga korban dan pihak kepolisian. Hingga Senin siang, jenazah Robby masih berada di Rumah Sakit Bhayangkara Padang. Keluarga santri malang ini juga tampak tak dapat membendung kesedihan atas kepergian Robby.

"Kalau untuk visum luar pihak kepolisian sudah meminta ke kita beberapa waktu lalu, ya. (Tapi) kalau visum jenazah (dalam) dilakukan di Bhayangkara," ujar Pejabat Pemberi Informasi dan Dokumentasi RSUP Dr. M. Djamil Padang, Gustavianof, Senin (18/2).

Robby dinyatakan meninggal dunia pada pukul 6.20 WIB di Ruangan Observasi Intensif (ROI) Instalasi Anestesiologi Terapi. Sebelumnya, korban sudah tidak sadarkan diri atau koma sejak Minggu malam (10/2).

Kasat Reskrim Polres Padang Panjang, Iptu Kalbert Jonaidi, mengatakan, autopsi jenazah korban dilakukan untuk kepentingan kelengkapan penyidikan. Selain itu, pihaknya juga akan kembali melakukan gelar perkara lanjutan.

Pengeroyokan terhadap Robby terjadi di Pondok Pesantern Nurul Ikhlas, Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat. Robby dikeroyok selama tiga hari, yakni Kamis (7/2), Jumat (8/2), dan Minggu (10/2).

Polres Padang Panjang telah menetapkan 17 pelaku pengeroyokan sebagai 'anak pelaku' (sebutan status tersangka untuk anak di bawah umur). Penetapan itu diambil setelah polisi melakukan gelar perkara dan prarekonstruksi. (Irwanda)