Konten Media Partner

Korban Pengeroyokan 17 Santri Pesantren Nurul Ikhlas Meninggal Dunia

langkanverified-green

clock
comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Robby Alhalim saat mendapatkan perawatan intenstif di RSUP M Djamil Padang. (Irwanda/langkan.id)
zoom-in-whitePerbesar
Robby Alhalim saat mendapatkan perawatan intenstif di RSUP M Djamil Padang. (Irwanda/langkan.id)

Langkan.id, Padang- Robby Alhalim (18), santri Pondok Pesantren Nurul Ikhlas yang jadi korban pengeroyokan santri lainnya, meninggal dunia pada Senin (18/2). Robby mengembuskan napas terakhir setelah koma sejak Minggu malam (10/2).

"Meninggal sekitar pukul 06.20 WIB. Jenazah masih di kamar mayat," ujar Pejabat Pemberi Informasi dan Dokumentasi Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) M Djamil Padang, Gustavianof, Senin (18/2).

Selama dalam keadaan koma, Robby dirawat intensif pihak RSUP M Djamil Padang dengan mengerahkan dokter torak, dokter syaraf, hingga dokter abdomen.

Diberitakan sebelumnya, pengeroyokan terhadap Robby dilakukan di Pondok Pesantern Nurul Ikhlas, Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat, selama tiga hari yakni Kamis (7/2), Jumat (8/2), dan Minggu (10/2). Sebelum dilarikan ke RSUP M Djamil Padang pada Senin (11/2), Robby sempat dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah Padang Panjang.

Polres Padang Panjang menetapkan 17 pelaku pengeroyokan sebagai 'anak pelaku' (sebutan status tersangka untuk anak di bawah umur). Penetapan itu diambil setelah polisi melakukan gelar perkara dan prarekonstruksi.