Konten Media Partner

Minyak Goreng Satu Harga, 2 Ritel di Sumbar Tak Jual Sari Murni, Konsumen Protes

langkanverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Minyak goreng kemasan yang dijual di salah satu swalayan di Kota Padang, Sumatera Barat, Kamis 20 Januari 2022. Foto: dok Langkan/Kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Minyak goreng kemasan yang dijual di salah satu swalayan di Kota Padang, Sumatera Barat, Kamis 20 Januari 2022. Foto: dok Langkan/Kumparan

Minyak goreng merk Sari Murni tidak ditemukan di dua ritel di Kota Padang, Sumatera Barat, seiring telah diterapkannya minyak goreng satu harga sejak Rabu 19 Januari 2022 kemarin.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Sumatera Barat Asben Hendri menyebutkan soal tidak ditemukannya minyak goreng Sari Murni di dua supermarket seperti Transmart Padang di Robinson Plaza Andalas Padang.

"Soal kenapa tidak dijual, saya kurang tahu. Kan tergantung kesepakatan pihak produsen dengan ritel nya, mau jual Sari Murni atau tidak" katanya usai melakukan peninjauan di Plaza Andalas, Kamis 20 Januari 2022.

Asben menyebutkan bahkan pihak Sari Murni sangat terbuka dan memiliki banyak stok untuk dipasok ke ritel-ritel. Artinya tidak ditemukannya minyak Sari Murni disaat mulai diberlakukannya minyak goreng satu harga, kemungkinan sebuah kebetulan saja.

"Kalau untuk ritel lokal, masih ada saya rasa dijual. Tapi harganya belum satu harga yakni Rp 14.000 per liter. Kalau di Plaza Andalas memang tidak terlihat hari ini," ujarnya.

Baca Juga: Ritel Lokal di Sumbar Belum Terapkan Minyak Goreng Satu Harga, Ini Kata Aprindo

Salah seorang warga Kota Padang, Asmiranda (34), mengakui, telah mendatangi sejumlah ritel, termasuk ritel lokal. Hasilnya ada yang jual minyak goreng Sari Murni, dan ada yang tidak jual.

"Saya sudah keliling juga cari minyak goreng satu harga ini. Karena sudah baca berita juga. Ternyata baru ada di Plaza Andalas dan Transmart Padang, selebihnya masih harga lama, belum ada harga sesuai aturan pemerintah," sebutnya.

Asmiranda mengakui sangat mengincar minyak goreng Sari Murni, karena selama ini sudah biasa menggunakan Sari Murni. Tapi sangat disayangkan, disaat pemerintah memberlakukan minyak goreng satu harga, minyak goreng Sari Murni tidak ditemukan.

"Entah sudah habis, entah bagaimana lah. Akhirnya saya belum minyak goreng merek lain dengan harga Rp 14.000 per liter," jelasnya.