Pementasan Seni 7 Daerah di Sumatera Tampil di Padang Malam ini

Langkan.id, Padang - Tujuh provinsi di Sumatera menampilkan pementasan seni pertunjukan dan seni rupa dalam satu rangkaian, di Taman Budaya Sumatera Barat, Padang. Pementasan ini akan dimulai pada malam ini, melalui kegiatan Pameran dan Pagelaran Seni se-Sumatera (PPSS) XXI dan Sumatera Biennale IV di Padang 1-9 November 2018.
Kepala UPT Taman Budaya Sumatera Barat, Muasri menjelaskan tujuh provinsi itu terdiri dari tuan rumah sendiri yakni Sumatera Barat, Sumatera Utara, Jambi, Riau, Aceh, Bengkulu dan Lampung. Sementara ada satu tamu yang ingin menyaksikan pementerasan seni yang datang dari Kalimantan Timur.
"Dari Sumatera Barat pementasan yang akan ditampilkan diwakili oleh Sanggar Tari Nan Gombang dari Pesisir Selatan yang dinilai memenuhi syarat untuk tampil dalam even besar itu. Sanggar itu akan menampilkan Tari Bentan, Silek Harimau dan Rabab Pasisia," katanya, ketika dihubungi langkan,id Kamis (1/11).
Sementara untuk Provinsi Jambi akan menampilkan tari Bekarang Ikan. Tarian Bekarang Ikan dikenal dengan menceritakan tentang rakyat yang lagi mencari ikan. Alat tangkap yang digunakannya pun hanyalah dengan alat tradisional seperti lukah dan tangguk. Tari ini diberbagai kegiatan sering ditampilkan, bahkan tari Bekarang Ikan ini terkenal di daerah Provinsi Jambi.
1. Tarian Bekarang Ikan dari Provinsi Jambi/youtube

Selanjutnya datang dari Provinsi Bengkulu, yang juga akan menampilkan tari yang dikenal dengan Berendai Kekpingan. Lalu datang dari provinsi tetangga di Sumatera Bart yakni Provinsi Riau, tari yang akan ditampilkan dikenal dengan Air Janggi atau Meniti Langkah.
Tari ini bertemakan air, dimana tari ini berusaha menggerakkan 4 unsur air yang ada, yakni sungai, tasik, selat, dan laut. Keempat unsur air ini mempunyai sifat dan bentuk yang berbeda.
2. Tarian Air Janggi atau Meniti Langkah dari Provinsi Riau

Selain itu datang dari Provinsi Lampung, jenis tarian yang akan ditampilkan Ngediken Mataw atau dikenal dengan Natinggan. Kalau yang dari Provinsi Sumatera Utara, bukan tari yang ditampilkan, melain musik yang merupakan musik etnik khas Batak yang dikenal dengan judul musik Rengget Karo. Sementara yang dari Aceh, sampai saat ini UPT Taman Budaya Sumatera Barat belum menerima pementasan apa yang akan ditampilkan dari Aceh.
Kasi Pameran dan Pergelaran Seni Budaya UPT Budaya Sumatera Barat, Sekri Budiman, yang turut menjadi Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) acara tersebut, menambahkan untuk kegiatan Sumatera Bienale IV akan menampilkan 51 karya perupa dari seluruh provinsi di Sumatera kecuali Bangka Belitung.
"Kalau untuk pembukaan nanti malam, kita akan lakukan bersamaan dalam satu panggung. Dengan demikian, masyarakat bisa menikmati seni di dua ajang berkualitas dalam satu waktu," jelasnya. (M Hendra)
