Pemerintah Bangun Flyover Panorama 1 Sitinjau Lauik Tahun 2023

Konten Media Partner
3 November 2022 10:58
·
waktu baca 2 menit
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Foto udara kendaraan mengantre saat pembersihan material longsor di ruas jalan kawasan Sitinjau Lauik, Padang, Sumatera Barat, Kamis (1/9/2022). Foto: Iggoy el Fitra/ANTARA FOTO
zoom-in-whitePerbesar
Foto udara kendaraan mengantre saat pembersihan material longsor di ruas jalan kawasan Sitinjau Lauik, Padang, Sumatera Barat, Kamis (1/9/2022). Foto: Iggoy el Fitra/ANTARA FOTO
ADVERTISEMENT
Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan telah menyiapkan rancangan flyover untuk alternatif perbaikan jalan lintas Padang-Solok di Sitinjau Lauik, Sumatera Barat.
ADVERTISEMENT
“Prioritasnya adalah Panorama 1 akan segera kami tangani. Salah satu alternatifnya kita ingin flyover seperti Kelok Sembilan, ini sedang didesain, nanti akan direview lagi desainnya,” ungkap Basuki saat meninjau kawasan Sitinjau Lauik, Rabu (2/11/2022).
Ia mengatakan, perbaikan geometri diperlukan mengingat jalan Sitinjau Lauik merupakan jalan logistik yang dilalui banyak truk.
“Supaya truk logistik bisa lebih cepat dan aman dari Padang ke Solok,” katanya.
Untuk Panorama 2, lanjut Basuki, perbaikannya akan sedikit tersendat. Perbaikan geometri setempat akan dilakukan sebelum penanganan permanen.
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
“Dalam dua tahun ini, saya coba tangani panorama 1 ini dulu. Review desain dulu. Mungkin dengan kerja sama pemerintah dan badan usaha supaya yakin ini akan selesai 2024,” jelasnya.
Basuki juga menyebut Hutama Karya sebagai salah pihak interest dalam upaya perbaikan jalan, namun hal ini diputuskan.
ADVERTISEMENT
“Tergantung nanti, tanah dan hutan, Menteri Kehutanan bisa membantu. Insya Allah, seperti Kelok Sembilan tidak masalah. Ini untuk keselamatan masyarakat. Kita tidak akan merusak hutan itu,” kata Basuki.
Ia melanjutkan, untuk penanganan longsor, Balai Pelaksanaan Jalan telah diinstruksikan untuk tidak hanya membersihkan longsoran, tetapi lebih ofensif menangani tebingnya.
“Saya minta pemetaan geologi teknik detail. Saya lihat tadi di bawah, Belanda buat talang air besar. Jadi, airnya banyak, itu harus diatur betul drainasenya. Saya minta kepala balai melakukan itu 1-2 bulan ini,” ujarnya.
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020