Konten Media Partner

Pemprov Sumbar Ambil Alih Pengelolaan Stadion Haji Agus Salim Padang

langkanverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Stadion GOR Haji Agus Salim Padang (Foto: Google Map)
zoom-in-whitePerbesar
Stadion GOR Haji Agus Salim Padang (Foto: Google Map)

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Barat akan segera mengambil alih pengelolaan stadion GOR Haji Agus Salim Padang dari tangan Pemerintah Kota (Pemko) Padang awal tahun 2020. Keputusan tersebut, seiring berakhirnya kontrak pengelolaan stadion sejak November 2019 kemarin.

Wakil Gubernur Sumatera Barat, Nasrul Abit menyebutkan, Pemprov sudah mengirim surat ke Pmko Padang untuk memberitahukan bahwa pengelolaan stadion bisa diperpanjang hanya hingga akhir Desember 2019.

“Januari nanti, Pemprov yang akan kelola stadion,” ujarnya di Padang, Rabu (4/12).

Dikatakan Nasrul, Pemko Padang memang sudah menajukan surat agar stadion tersebut dihibahkan. Namun, permintaan itu tidak mudah untuk diputuskan.

“Ini akan segera diurus oleh Sekda Provinsi dan Pemko, karena dulu perjanjiannya juga antara Sekda. Mudah-mudahan persoalan ini bisa segera selesai,” jelasnya.

Nasrul Abit, Wakil Gubernur Sumatera Barat (Foto: Zulfikar/Langkan.id)

Nasrul menegaskan, bahwa Pemprov akan tetap akan mengelola stadion yang menjadi tempat latihan Semen Padang FC tersebut. Apalagi, KONI yang berada di bawah nauangan Pemprov juga akan menggunakan lapangan itu untuk latihan para atlet.

Menurut Nasrul, hal itu bukalah ambil alih, karena itu memang asset provinsi, yang diserahkan pengelolaannya ke Pemko Padang dengan kontrak sekali lima tahun.

“Bukan ambil alih, karena itu memang punya provinsi. Kontraknya sudah habis, yang jelas kita tidak perpanjang kontraknya,” ucap Nasrul.

Setelah ini, kata Nasrul, Pemprov Sumbar akan menata kawasan tersebut. Langkah awal, akan dilakukan pembayaran listrik dan menertibkan bangunan yang ada di sekitar kawasan stadion oleh Dinas Pemuda dan Olahraga.

“Kita berencanan akan lakukan peningkatan. Tapi, karena 2020 belum ada anggaran, kita bayarkan listriknya saja dulu. Di sana juga ada yang mengontrak bangunan (sekitar stadion), itu akan ditertibkan,” kata orang nomor dua di Sumatera Barat itu. (Adi S)