kumparan
7 Sep 2019 2:22 WIB

Polisi Tetapkan 5 Tersangka Terkait Dugaan Korupsi RSUD Rasidin Padang

Tim penyidik berada di ruangan Direktur Umum RSUD Rasidin Padang, Herlin Sridiani (Foto: Irwanda/Langkan.id)
Langkan.id, Padang - Kasat Reskrim Polresta Padang, AKP Edriyan Wigana, membenarkan adanya penggeledahan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Rasidin Padang, Jumat sore (6/9). Penggeledahan itu terkait adanya dugaan korupsi pengadaan alat kesehatan (Alkes).
ADVERTISEMENT
Dikatakan Edriyan, polisi sudah menetapkan 5 orang tersangka sejak satu bulan yang lalu. “Ada empat orang tersangka dari swasta dan satu dari Aparatur Sipil Negara (ASN). Ada kemungkinan akan bertambah,” ujarnya saat dihubungi Langkan.id via telepon, Jumat malam (6/9).
Meskpun telah ditetapkan sebagai tersangka, Edriyan belum mau membeberkan identitas mereka. Ia juga mengatakan pemeriksaan terhadap para tersangka juga belum dilakukan.
“Pemberkasan, mungkin sekira satu bulan lagi. Tersangka juga belum kami periksa. Namun, ada kemungkinan akan bertambah. Dugaan korupsi ini, terdiri dari pengadaan beberapa item Alkes,” jelasnya.
Diperkirakan, kerugian negara mencapai Rp 5 miliar. “Alokasi anggaran tahun 2013 itu sebanyak Rp 10 miliar. Dugaan korupsi ini, diperkirakan kerugian negara mencapai Rp 5 miliar,” ucapnya.
ADVERTISEMENT
Diketahui sebelumnya, tim penyidik Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Polresta Padang menggeledah beberapa ruangan di RSUD Rasidin Padang. Di antaranya Ruangan Kabid Keperawatan, Wirdanelly, Kasi Askep, Irwandi serta Kasi Etika Keperawatan dan SDM, Hastrina Yanti. Termasuk juga ruangan Kasubag Program, Sofiantita. Lalu, ruangan arsip dan juga gudang yang berada di belakang RSUD Rasdin Padang.
Tidak hanya itu, peyidik juga memeriksa beberapa dokumen yang ada di ruangan-ruangan tersebut. Setelah penggeledahan, penyidik membawa koper berwarna merah. (Irwanda)
Tulisan ini adalah kiriman dari publisher, isi tulisan ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan