Sumbar Bentuk Badan Promosi Pariwisata Daerah, Sandiaga: Gercep Geber dan Gaspol

Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi telah melantik Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD) Sumatera Barat. Tim ini terdapat 9 unsur yang akan menjadi tumpuan baru untuk pariwisata di Sumatera Barat.
Mahyeldi menjelaskan BPPD itu nantinya akan menjadi pihak yang berwenang untuk menentukan kebijakan pariwisata di Sumatera Barat ini.
"Pelantikannya kemarin yang disaksikan oleh Menteri Sandiaga Uno juga. Jadi memang saya memiliki harapan yang besar terhadap BPPD itu. Semoga pariwisata Sumatera Barat bangkit," katanya, Minggu 27 Maret 2022.
Gubernur juga meminta kepada BPPD untuk memprioritaskan pengembangan destinasi wisata dan ekonomi kreatif. Serta perlu untuk mendukung penuh Visit Beautiful West Sumatera Tahun 2023.
Menteri Sandiaga Uno menyambut baik adanya tim yang dibentuk oleh Pemprov Sumatera Barat itu.
Ia pun meminta kepada BPPD Sumatera Barat untuk langsung bergerak dan bekerja. "Ayo laksanakan 3G, gerak cepat (gercep), gerak bersama (geber) dan gaspol," ujarnya.
Sandi melihat pariwisata dan ekonomi kreatif ke depan akan semakin beda. Sehingga perlu berhati-hati dalam mengambil kebijakan, dengan demikian dapat memberikan ekonomi lokal.
"Pesan saya, jangan ada lagi kerumunan yang hanya menyisakan sampah," tegasnya.
Ketua BPPD Sumatera Barat yang dalam hal ini dipercayakan kepada Sari Lenggogeni. Dia menegaskan akan berupaya semaksimal mungkin melaksanakan tugas dan fungsi mensukseskan pariwisata di Sumatera Barat, terutama untuk Visit Beautiful West Sumatera 2023.
Terkait pengembangan desa wisata, kata Ririe, akan terus melakukan berbagai upaya termasuk merangkul pihak perbankan serta melaksanakan suatu program yang disebut sebagai yang pertama di tanah air, yakni Minangkabau Adventure Paspor, dimana setiap wisatawan akan mengumpulkan setiap cap/stempel sebagai bukti telah berkunjung ke suatu destinasi.
"Kedepan kami di BPPD akan menyiapkan sebaik mungkin untuk pengembangan pariwisata di Sumatera Barat," tutup Ririe.
