Konten Media Partner

Wagub Audy Sesalkan Sanitasi di Sumbar Belum Optimal

langkanverified-green

·waktu baca 1 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi sanitasi. Foto: istimewa
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi sanitasi. Foto: istimewa

Wakil Gubernur Sumatera Barat Audy Joinaldy mengajak bupati dan wali kota untuk meningkatkan perhatian dalam pengelolaan sanitasi dan perubahan perilaku masyarakat untuk hidup sehat.

"Terkait sanitasi pemerintah telah melaksanakan program lima pilar diantaranya stop buang air besar sembarangan, cuci tangan pakai sabun, pengelolaan air minum dan makanan di rumah, pengelolaan sampah rumah tangga dan dan pengelolaan limbah cair yang harus dipedomani di daerah untuk menciptakan kota sehat," katanya di Padang, Kamis 25 November 2021.

Ia mengatakan penerapan lima pilar tersebut penting untuk dilakukan guna memutuskan mata rantai penyakit secara total seperti diare berulang yang menjadi faktor penyebab stunting sehingga mudah sakit dan pertumbuhan terganggu.

"Saat ini Sumatera Barat baru memiliki akses jamban sehat sebanyak 74,4 persen. Artinya masih ada 25,6 persen yang belum punya jamban sehat. Kondisi ini menempatkan Sumatera Barat menjadi provinsi tiga terbawah yang memiliki jamban sehat di Indonesia," ujarnya.

Karena itu, kata Audy, sanitasi harus terus menjadi salah satu perhatian pada setiap kabupaten dan kota.