Konten dari Pengguna

Merajut Jala Ikan, Bekal Keahlian yang di berikan Kepada WBP Lapas Ambarawa

Lapas Ambarawa

Lapas Ambarawa

Humas Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Ambarawa

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Lapas Ambarawa tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Dok:HumasLasambawa
zoom-in-whitePerbesar
Dok:HumasLasambawa

AMBARAWA- Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II A Ambarawa menjadikan kegiatan merajut jaring atau serok ikan sebagai salah satu kegiatan keahilan yang di berikan kepada Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP), senin (15/05/2023).

Keterampilan merajut jaring ikan didapat dari pegawai lapas dan WBP yang memiliki bakat sendiri kemudian membaginya kepada warga binaan lainnya.

Slamet Riyadi, selaku Kasubsi Kegiatan Kerja dan Pengelolaan Hasil Kerja mengatakan, “kegiatan merajut ini dilakukan setiap hari, kecuali hari libur. Kegiatan dilakukan pada pagi hari dimulai pada pukul 08.00 sampai jam 10.00 siang, dalam membuat satu jaring ikan dapat diselesaikan dalam 5 sampai 6 hari tergantung ukuran, bentuk dan kepadatan jaring". Terangnya

Kemudian untuk pemasarannya dilakukan secara online melalui media sosial dan juga toko online, tetapi ada juga pedagang alat pancing dan peternak ikan yang memesannya, tambahnya.

Seorang WBP berinisial B yang sedang merajut jaring saat ditanyai mengatakan, “pada mulanya saya merasa sangat sulit untuk merajut ini, karena kelihatan rumit, tapi setelah beberapa hari mengikuti kegiatan, mulai terbiasa dan sekarang sudah mulai cepat untuk mengerjakannya.

Kalapas Ambarawa, Agus Heryanto berpesan, “kegiatan merajut ini kegiatan yang bermanfaat, karena tidak sembarang orang bisa melakukannya, dan harus melalui beberapa waktu dalam pelatihan agar bisa membuatnya. Oleh karena itu, ini suatu keahlihan yang mana bisa menjadi bekal para Warga Binaan nantinya ketika telah selesai menajalani masa hukuman di dalam Lapas ucap Agus Heryanto. (LASAMBAWA)