Deteksi dini keamanan lapas klaten lakukan kegiatan razia

Lapas Klaten membina, mengayomi dan melayani narapidana yang sedang menjalani proses pidana, untuk menjadi seseorang yang lebih baik dan tidak melakukan kejahatan kembali, sehingga dapat kembali diterima dimasyarakat. Kami PASTI!
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Lapas Kelas IIB Klaten tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Dalam Upaya Pemberantasan Handphone, Pungli dan Narkoba (HALINAR) dan mengantisipasi gangguan keamanan dan ketertiban, Lembaga Pemasyarakatan ( Lapas) Kelas IIB Klaten kembali lakukan penggledahan kamar hunian warga binaan, Selasa (05/11).
Kegiatan Penggeledahan dipimpin oleh Kasi Adm Kamtib M Syaifurrachman serta diikuti oleh jajaran pegawai Lapas Klaten. Turut hadir pula personil dari Kepolisian yang membantu jalanya kegiatan penggeledahan.
Sebelum melaksanakan penggledahan ,Syaifur memberikan arahan untuk melakukan penggledahan secara teliti namun tetap sopan.
“ Lakukan penggeledahan dengan teliti, jangan sampai ada yang terlewatkan. Jika menemukan barang yang dilarang, maka segera amankan. Namun diingat, penggeledahan harus dilakukan dengan teliti tapi tetap menjaga norma kesopanan,"Ungkap Syaifur
Penggeledahan dilakukan pada blok A Lapas Klaten. Penggeledahan dilakukan dengan menyasar barang bawaan WBP, kamar mandi, tempat tidur, hingga area disekitar blok hunian. Dari hasil penggledahan tersebut tidak ditemukan adanya Handphone maupun Narkoba. Selain itu dilakukan tes urine kepada beberapa orang WBP.
Meskipun begitu Syaifur tetap berpesan kepada jajaran untuk tetap fokus dalam menjaga kekondusifan Lapas Klaten.
“ Terimakasih kepada semua yang sudah membantu melaksanakan penggledahan kali ini, Alhamdulillah tidak ditemukan adanya HP maupun Narkoba dan hasil urine negatif semua. Saya juga mengingatkan penggledahan akan sering kita lakukan guna memberantas HALINAR didalam Lapas Klaten. Kegiatan ini merupakan bagian dari Tiga Kunci Pemasyarkatan Maju, yakni deteksi dini untuk mencegah gangguan kamtib di Lapas. Ingat, tetap waspada jangan-jangan.” pungkasnya menutup kegiatan
