Konten dari Pengguna

Lapas Klaten Bersama Balai Kesehatan Masyarakat Gelar VCT dan Skrining TB

Lapas Kelas IIB Klaten

Lapas Kelas IIB Klaten

Lapas Klaten membina, mengayomi dan melayani narapidana yang sedang menjalani proses pidana, untuk menjadi seseorang yang lebih baik dan tidak melakukan kejahatan kembali, sehingga dapat kembali diterima dimasyarakat. Kami PASTI!

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Lapas Kelas IIB Klaten tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

*KLATEN, INFO_PAS* – Dalam rangka memberikan pelayanan kesehatan yang maksimal bagi warga binaan pemasyarakatan (WBP), Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Klaten mengadakan pemeriksaan VCT dan Skrining TB pada Rabu (21/05). Kegiatan ini dilaksanakan bekerja sama dengan Balai Kesehatan Masyarakat Kabupaten Klaten.

Lapas Klaten Bersama Balai Kesehatan Masyarakat Gelar VCT dan Skrining TB
zoom-in-whitePerbesar

Sebagai informasi, VCT merupakan kepanjangan dari Voluntery Counseling and Test yaitu serangkaian tes untuk mengetahui apakah terdeteksi positif atau negatif mengidap HIV (Human Immunodeficiency Virus) dan skrining TB yaitu untuk mendeteksi dini penyakit TB.

Kegiatan dilaksanakan selama 4 hari, yang dimulai dari hari Senin sampai dengan Kamis, dengan target 407 warga binaan Lapas Klaten. Selama pelaksanaan kegiatan ini, para petugas khususnya tenaga medis Lapas dan petugas pengamanan turut mendampingi dan melakukan pengawasan.

Kalapas Klaten, Andik Dwi Saputro menjelaskan bahwa pemeriksaan VCT dan skrining TB ini rutin dilaksanakan setiap tahunnya oleh pemerintah, sebagai wujud pelayanan kesehatan sekaligus mendeteksi apabila ada WBP yang terinfeksi.

“Setiap tahun rutin diadakannya pemeriksaan VCT dan skrining TB ini, sebagai salah satu upaya untuk mendeteksi apabila ada warga binaan yang terinfeksi. Ini merupakan keseriusan kami dalam memberikan pelayanan Kesehatan terhadap warga binaan,” jelasnya.

Pemeriksaan tersebut dilaksanakan di depan Klinik Lapas Klaten. Warga binaan terlebih dahulu mendapatkan formulir pendaftaran, setelah itu dipanggil untuk dilakukan pengambilan sample darah. Kegiatan berjalan dengan aman, tertib dan kondusif. (mj)