Rujukan Gawat Darurat, Lapas Narkotika Yogyakarta Evakuasi Medis Warga Binaan

Official Account Lembaga Pemasyarakatan Narkotika Kelas IIA Yogyakarta
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Lapas Narkotika Yogyakarta tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

YOGYAKARTA - Lapas Narkotika Kelas IIA Yogyakarta melaksanakan rujukan gawat darurat atau evakuasi medis terhadap satu warga binaan ke Rumah Sakit Panti Nugroho untuk mendapatkan penanganan kesehatan lebih lanjut. Langkah ini merupakan bentuk respons terhadap kebutuhan medis warga binaan sekaligus wujud pemenuhan hak atas pelayanan kesehatan. Proses evakuasi dilaksanakan berdasarkan rekomendasi dokter atau tenaga kesehatan Klinik Pratama Lapas, dengan persetujuan Kepala Lapas dan pengawalan petugas pengamanan.
Dalam pelaksanaannya, petugas memastikan proses evakuasi medis menuju rumah sakit berjalan dengan memperhatikan kebutuhan penanganan kesehatan serta aspek keamanan. Setelah tiba di rumah sakit, warga binaan mendapatkan penanganan medis lebih lanjut, sementara petugas tetap menjalankan tugas pengamanan dan pendampingan selama proses perawatan berlangsung.
Selain mengupayakan akses terhadap penanganan medis, Lapas Narkotika Yogyakarta juga melakukan koordinasi untuk menghubungi keluarga warga binaan. Upaya ini dilakukan melalui jejaring kepolisian di Jakarta dan jaringan komunikasi internal instansi guna menemukan nomor kontak keluarga yang dapat dihubungi, sehingga informasi mengenai rujukan medis dapat tersampaikan.
Melalui koordinasi tersebut, petugas berhasil menghubungi keluarga yang berada di Jakarta dan Solo. Keluarga yang berada di Solo kemudian menuju rumah sakit untuk mendampingi warga binaan selama menjalani perawatan. Langkah ini merupakan bagian dari upaya menghadirkan pelayanan yang tidak hanya berorientasi pada penanganan medis, tetapi juga memperhatikan dukungan keluarga bagi warga binaan.
Selama warga binaan menjalani perawatan di rumah sakit, petugas Lapas Narkotika Yogyakarta melaksanakan pengamanan secara bergantian. Petugas juga memberikan pendampingan dan mengupayakan pemenuhan kebutuhan warga binaan selama proses perawatan. Dengan demikian, aspek kesehatan, keamanan, dan kebutuhan dasar tetap menjadi perhatian dalam pelaksanaan evakuasi medis tersebut.
Pelaksanaan rujukan gawat darurat ini menegaskan komitmen Lapas Narkotika Yogyakarta dalam memberikan respons terhadap kebutuhan medis warga binaan secara profesional dan bertanggung jawab. Melalui koordinasi tenaga kesehatan, pimpinan, petugas pengamanan, keluarga, dan pihak terkait, lapas terus berupaya memastikan pemenuhan hak kesehatan warga binaan tetap berjalan dengan memperhatikan prosedur dan keamanan.
