Inovasi Mocaf Raih Best Innovation & Transformation di Lumbung Karya Indonesia
Tulisan dari Lapas Nirbaya Nusakambangan tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Semarang – Inovasi Mocaf Nirbaya beserta berbagai produk turunannya berhasil meraih penghargaan Best Innovation & Transformation dalam ajang Lumbung Karya Indonesia. Penghargaan tersebut menjadi apresiasi atas pengembangan inovasi pengolahan singkong menjadi tepung mocaf hingga berbagai produk olahan yang memiliki nilai tambah. Kamis, (1/10).

Kegiatan Lumbung Karya Indonesia turut dihadiri Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi beserta jajaran. Dari sekitar 200 peserta yang menampilkan berbagai karya dan inovasi, Mocaf Nirbaya menjadi salah satu inovasi yang memperoleh penghargaan Best Innovation & Transformation. Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Gubernur Jateng, Ahmad Luthfi sebagai bentuk apresiasi terhadap inovasi pengolahan pangan lokal dan pengembangannya menjadi berbagai produk bernilai tambah.
Produk yang ditampilkan dalam ajang tersebut meliputi tepung mocaf dan beras mocaf sebagai produk unggulan, serta produk turunannya berupa kukis. Selain itu, turut ditampilkan telur ayam kampung sebagai salah satu hasil pembinaan kemandirian warga binaan. Pengembangan berbagai produk tersebut merupakan bagian dari upaya Lapas Nirbaya dalam membekali warga binaan dengan keterampilan produktif sekaligus menghasilkan produk yang memiliki nilai tambah dan nilai ekonomi.
Selain produk turunan, pemanfaatan singkong juga dikembangkan melalui konsep pemanfaatan bahan secara berkelanjutan. Kulit singkong dapat dimanfaatkan untuk bahan kombucha dan pakan ayam petelur, sementara hasil dari peternakan dapat kembali dimanfaatkan sebagai pupuk untuk mendukung kegiatan pertanian di lingkungan Lapas Nirbaya.
Kepala Lapas Kelas IIB Nirbaya, Helmi Najih, menyampaikan bahwa penghargaan tersebut menjadi dorongan untuk terus mengembangkan pembinaan kemandirian warga binaan.
“Penghargaan ini menjadi apresiasi sekaligus motivasi bagi kami untuk terus mengembangkan inovasi Mocaf Nirbaya. Yang terpenting, inovasi ini tidak hanya menghasilkan produk, tetapi juga menjadi sarana bagi warga binaan untuk belajar, berkarya, dan meningkatkan keterampilan yang dapat menjadi bekal setelah kembali ke masyarakat,” ujarnya.
Capaian dalam Lumbung Karya Indonesia menambah catatan apresiasi terhadap inovasi pembinaan kemandirian Lapas Nirbaya. Melalui pengembangan Mocaf Nirbaya dan produk turunannya, Lapas Nirbaya terus mendorong pemanfaatan potensi lokal menjadi produk bernilai tambah sekaligus membuka ruang produktivitas bagi warga binaan.

