Ikrar Totalitas: Lapas Plantungan Nyatakan Perang Terhadap Narkoba dan HP Ilegal

LAPAS PEMUDA PLANTUNGAN
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Lapas Pemuda Plantungan KEMENKUMHAM tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan



Plantungan, INFO_PAS — Lembaga Pemasyarakatan Pemuda Kelas IIB Plantungan hari ini menyelenggarakan kegiatan penandatanganan Ikrar Zero Narkoba dan Handphone yang bertempat di Aula Lapas. Kegiatan ini diikuti langsung oleh Kepala Lapas, Suharno, beserta seluruh jajaran pegawai sebagai bentuk komitmen bersama dalam menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang bersih dan bebas dari penyalahgunaan narkoba serta penggunaan alat komunikasi ilegal.
Acara diawali dengan pengarahan oleh Kalapas yang menegaskan pentingnya integritas dan ketegasan dalam menjaga keamanan serta ketertiban di lingkungan kerja. “Ikrar ini bukan sekadar formalitas, melainkan bentuk komitmen nyata kita untuk membangun budaya kerja yang profesional, bebas dari pelanggaran, dan menjaga marwah institusi,” tegas Kalapas, Suharno.
Seluruh peserta kemudian mengikuti pembacaan ikrar secara serentak, yang dilanjutkan dengan penandatanganan dokumen komitmen oleh Kalapas dan jajaran pegawai.
Penandatanganan ikrar ini juga menjadi salah satu langkah konkret dalam mendukung reformasi birokrasi dan penguatan zona integritas di Lapas Pemuda Plantungan. Komitmen yang tertuang dalam ikrar diharapkan dapat memperkuat pengawasan internal serta membangun budaya kerja yang transparan, akuntabel, dan berorientasi pada pelayanan yang bersih dari praktik penyimpangan.
Sebagai bentuk keberlanjutan dari kegiatan ini, Kalapas menegaskan akan melakukan evaluasi dan pengawasan berkala terhadap pelaksanaan ikrar di lapangan. Ia juga mengimbau kepada seluruh jajaran untuk menjadi teladan dalam menerapkan nilai-nilai integritas, baik dalam tugas kedinasan maupun dalam kehidupan sehari-hari.
Kegiatan berlangsung dalam suasana khidmat dan penuh semangat kebersamaan, menjadi momentum penting dalam memperkuat semangat integritas serta dedikasi seluruh pegawai dalam mendukung program Zero Halinar (Handphone, Pungli, dan Narkoba) yang dicanangkan oleh Direktorat Jenderal Pemasyarakatan.
