Suasana Sejuk, Fasilitas Lengkap: Lapas Plantungan Jadi Sorotan Positif Kanwil

LAPAS PEMUDA PLANTUNGAN
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Lapas Pemuda Plantungan KEMENKUMHAM tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan



Plantungan, INFO_PAS — Lapas Pemuda Kelas IIB Plantungan kembali menerima kunjungan dari jajaran Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jawa Tengah, Selasa, 3 Juni 2025. Kali ini, hadir langsung Kabid Pelayanan Tahanan dan Pembinaan Narapidana/Anak Didik, serta Kabid Perawatan, Pengamanan, dan Kepatuhan Internal untuk meninjau kesiapan sarana dan prasarana, khususnya dalam rangka penerimaan penambahan dan pendistribusian narapidana dari lapas/rutan lain.
Kunjungan ini difokuskan pada evaluasi langsung terhadap kondisi warga binaan pemasyarakatan (WBP) dan infrastruktur pendukung seperti blok hunian, fasilitas layanan kesehatan, serta dapur umum. Pemeriksaan dilakukan menyeluruh guna memastikan bahwa Lapas Pemuda Plantungan siap secara teknis dan administratif untuk menerima WBP tambahan dalam mendukung program redistribusi narapidana dari unit yang mengalami overkapasitas.
Dalam kunjungannya, kedua pejabat Kanwil tampak terkesan dengan keasrian alam dan ketenangan lingkungan Lapas Pemuda Plantungan. “Tempat ini terasa seperti tempat wisata, suasananya sejuk dan alami. Pegawai pasti betah bekerja di sini, dan warga binaan pun bisa menjalani masa pembinaan dalam suasana yang menenangkan,” ungkap Dedy Cahyadi dengan nada kagum.
Tak hanya itu, beliau juga menyoroti nilai tambah unik yang dimiliki Lapas Pemuda Plantungan, yakni adanya pemandian air hangat alami yang biasa dimanfaatkan oleh warga binaan. “Ini bukan hanya fasilitas rekreasi, tapi juga punya manfaat kesehatan, terutama untuk pengobatan penyakit kulit seperti gatal-gatal,” tambah Kabid Pelayanan Tahanan dan Pembinaan Narapidana, Bapak Hasan Basri.
Kalapas Pemuda Plantungan, Suharno, menyambut baik kunjungan tersebut dan menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian dan arahan dari pihak Kanwil.
“Kunjungan ini sangat berarti bagi kami untuk terus berbenah dan meningkatkan kesiapan dalam menyambut distribusi warga binaan dari lapas atau rutan lain. Arahan dan masukan dari Kanwil akan kami tindak lanjuti dengan semangat untuk terus membangun Lapas Pemuda Plantungan yang humanis, aman, dan produktif,” ujar Kalapas Suharno.
Meski demikian, ada pula beberapa catatan penting sebagai bentuk masukan, terutama terkait penempatan dapur umum yang dinilai terlalu dekat dengan area blok hunian. Demi menjaga keselamatan dan keamanan WBP, pihak Kanwil menyarankan agar lokasi dapur bisa dipindahkan atau dipisahkan dari area sensitif. Hal ini sekaligus menjadi bagian dari evaluasi menyeluruh dalam menyambut program redistribusi tahanan.
Kegiatan kunjungan ini ditutup dengan dialog santai antara pejabat Kanwil dan jajaran pegawai Lapas Pemuda Plantungan. Momen ini menjadi ajang diskusi terbuka mengenai tantangan operasional, inovasi pembinaan, hingga potensi pengembangan berbasis lingkungan yang sudah dimiliki oleh Lapas.
Dengan kunjungan ini, diharapkan sinergi antara UPT dan Kanwil semakin kuat dalam mewujudkan sistem pemasyarakatan yang berkelanjutan, manusiawi, dan adaptif terhadap kebutuhan zaman.
