Tentang KamiPedoman Media SiberKetentuan & Kebijakan PrivasiPanduan KomunitasPeringkat PenulisCara Menulis di kumparanInformasi Kerja SamaBantuanIklanKarir
2025 © PT Dynamo Media Network
Version 1.100.8
29 Ramadhan 1446 HSabtu, 29 Maret 2025
Jakarta
imsak04:10
subuh04:25
terbit05:30
dzuhur11:30
ashar14:45
maghrib17:30
isya18:45
Konten dari Pengguna
Pesan Ustadz Hasan Makarim Kepada WBP Lapas Permisan di Bulan Ramadhan
7 Maret 2025 8:45 WIB
·
waktu baca 3 menitTulisan dari Lapas Permisan Nusakambangan tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

ADVERTISEMENT
NUSAKAMBANGAN - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Permisan Nusakambangan dan Bazma Pertamina Cilacap kali ini mengadakan pembinaan kepribadian WBP dengan menghadirkan Ustadz Hasan Makarim, seorang pembicara yang dikenal dalam kalangan keagamaan, yang memberikan kajian tentang pemantapan iman di bulan Ramadhan, Selasa (04/03).
ADVERTISEMENT
Dalam kajian yang berlangsung pada Selasa pagi tersebut, Ustadz Hasan Makarim memberikan penekanan pada pentingnya meningkatkan kualitas ibadah di bulan Ramadhan, terutama bagi para warga binaan yang sedang menjalani masa hukuman. "Bulan Ramadhan adalah bulan yang penuh berkah dan ampunan. Meskipun kita berada dalam keterbatasan, ini bukanlah alasan untuk tidak memperbaiki diri dan memperbanyak amal ibadah," ujar Ustadz Hasan dengan penuh semangat.
Beliau mengajak para warga binaan untuk memanfaatkan waktu di bulan yang suci ini dengan sebaik-baiknya, antara lain dengan meningkatkan kualitas shalat, memperbanyak membaca Al-Qur'an, dan melakukan dzikir. "Ramadhan adalah waktu yang tepat untuk memperbaiki diri, meninggalkan dosa, dan lebih mendekatkan diri kepada Allah. Dengan berusaha memantapkan iman, kita dapat memperoleh ampunan-Nya," tambah Ustadz Hasan.
ADVERTISEMENT
Selain itu, Ustadz Hasan juga mengingatkan tentang makna pentingnya sabar dan ikhlas dalam menjalani ujian hidup. "Keterbatasan fisik yang kita alami tidak seharusnya membuat kita merasa terisolasi dari rahmat Allah. Justru dalam keadaan seperti ini, Allah memberikan kesempatan lebih besar untuk kita lebih mendekatkan diri kepada-Nya," ujarnya.
Warga binaan yang hadir tampak antusias mengikuti kajian tersebut. Mereka menyatakan bahwa kegiatan ini memberikan pemahaman yang lebih mendalam tentang bagaimana menjalani kehidupan dengan lebih baik, meskipun dalam situasi yang penuh tantangan. "Kajian seperti ini sangat berarti bagi kami. Selain menambah ilmu agama, kami juga merasa lebih kuat dalam menjalani kehidupan di sini," kata salah satu warga binaan yang hadir, mengungkapkan rasa syukurnya atas kesempatan yang diberikan.
ADVERTISEMENT
Kegiatan kajian ini mendapat sambutan positif dari pihak Lapas Permisan. Kepala Lapas Permisan, Dedi Cahyadi, mengapresiasi kegiatan tersebut dan berharap kajian ini dapat memberi dampak positif bagi para warga binaan dalam meningkatkan kualitas iman dan akhlak mereka. "Kami berharap kegiatan seperti ini bisa terus diadakan, agar para warga binaan bisa lebih mendekatkan diri kepada Allah dan menjalani hidup dengan lebih baik," Ungkap Kalapas.
Sebagai penutup, Ustadz Hasan mengajak semua warga binaan untuk tidak menyerah dalam memperbaiki diri. "Ramadhan adalah momentum yang tepat untuk kita memperbaiki segala kekurangan dan memperbanyak amal kebajikan. Mari kita manfaatkan kesempatan ini sebaik-baiknya, karena hanya Allah yang bisa memberi petunjuk dan hidayah."
Kegiatan kajian ini menjadi salah satu dari sekian banyak kegiatan keagamaan yang diadakan di Lapas Permisan untuk membantu warga binaan menjalani masa hukuman dengan lebih bermakna dan bermanfaat. Diharapkan dengan adanya kajian-kajian seperti ini, para warga binaan dapat kembali memperbaiki diri dan menjadi pribadi yang lebih baik setelah keluar dari lapas.
ADVERTISEMENT
#kemenimipas
#ditjenpas
#lapaspermisan