Cegah HIV dan Sifilis, Petugas Puskesmas Sawa Skrining Warga Binaan Lapas Namlea

Lapas Namlea adalah salah satu UPT Pemasyarakatan dibawah naungan Kanwil Kemenkumham Maluku
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari lapasnamlea tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Namlea, INFO_PAS - Warga Binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Namlea kembali menjadi partisipan dalam pemeriksaan Penyakit Menular Seksual (PMS) yang digelar Puskesmas Sawa, Senin (2/6). Penyakit yang diskrining petugas Puskesmas Sawa kali ini adalah Human Immunodeficiency Virus (HIV) dan Sifilis yang merupakan penyakit berbahaya yang dapat dengan dengan mudah ditularkan melalui hubungan seksual.
"Skrining kembali dilaksanakan oleh Puskesmas Sawa sebagai agenda berkesimambungan untuk memastikan tidak adanya penyebabaran penyakit seperti HIV dan Sifilis di tempat-tempat yang beresiko tinggi seperti Lapas yang memiliki tingkat kerumunan yang lumayan besar. Skiring ini dilakukan terhadap warga binaan secara acak," ujar Kepala Subseksi Pembinaan, Mustafa La Abidin.
Berlangsung di ruang Aula Lapas, 23 orang warga binaan Lapas Namlea menjalani serangkaian pemeriksaan medis oleh petugas Puskesmas Sawa. Metode pemeriksaan yang digunakan ialah test cepat menggunakan alat rapid test dengan menggunakan sampel darah sebagai subjeknya.
Hasil pemeriksaan nantinya akan diketahui dengan melihat indikator pada alat rapid test. Apabila terdapat warga binaan yang positif maka akan ditangani melalui pengobatan pemberian antibiotik yang dilakukan secara berkala oleh pihak Puskesmas Sawa.
Kepala Lapas Namlea, Muhammad M. Marasabessy, menjelaskan penyebaran penyakit menular seperti HIV dan Sifilis perlu mendapatkan perhatian khusus dalam penanganannya. Oleh karena itu, ia berterima kasih kepada pihak Puskesmas Sawa yang telah melaksanakan kegiatan skrining kali ini.
"Kesehatan merupakan salah satu faktor yang perlu diperhatikan agar proses pembinaan tidak terganggu. Warga binaan perlu mendapatkan perawatan kesehatan yang layak khususnya agar terhindar dari penyakit-penyakit menular yang berbahaya. Jadi kami sangat apresiasi agenda skrining Puskesmas Sawa hari ini," ucapnya. (Humas Lapas Namlea)
