Konten dari Pengguna

Mahasiswa KKN-T UPI Rangga Mekar 2023 Melakukan Asesmen Pemahaman Membaca

Laras Adistya Putri

Laras Adistya Putri

Mahasiswi Kimia di Universitas Pendidikan Indonesia

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Laras Adistya Putri tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Pelaksanaan asesmen oleh Hanah Nur Asiyah, mahasiswa Psikologi UPI
zoom-in-whitePerbesar
Pelaksanaan asesmen oleh Hanah Nur Asiyah, mahasiswa Psikologi UPI

Kemampuan berbahasa sangat penting dimiliki manusia. Salah satu kemampuan berbahasa yang dibutuhkan adalah kemampuan membaca. Kemampuan ini merupakan salah satu syarat yang krusial dalam menguasai dan meningkatkan pengetahuan anak.

Dikatakan pula bahwa membaca pemahaman ini merupakan proses perolehan makna yang berkaitan dengan pengetahuan serta pengalaman yang sudah dimiliki pembaca untuk memahami isi teks (Muliawanti, Amalia, Nurasiah, Hayati, & Taslim, 2022).

Mengetahui hal-hal tersebut, dapat juga dikatakan bahwa kemampuan baca pemahaman ini sangat penting dimiliki siswa untuk dapat mengerti banyak hal, baik dalam konteks pembelajarannya di sekolah, maupun dalam pembelajarannya di kehidupan sehari-hari.

Dalam praktiknya, masyarakat Indonesia dikenal masih rendah dalam tingkat literasi. Data yang diperoleh pada penelitian yang dilakukan oleh Programme for International Students Assessment (PISA) tahun 2015 menunjukkan bahwa Indonesia menempati peringkat 64 dari 72 negara.

Dengan demikian, diperlukannya asesmen untuk mengumpulkan informasi tentang seorang anak yang akan digunakan untuk membuat pertimbangan dan keputusan yang berhubungan dengan kemampuan anak. Apakah anak sudah sesuai dengan milestone perkembangannya?

Pelaksanaan asesmen oleh Ro'isatusy Syakiira, mahasiswa Psikologi UPI

Hanah Nur Asiyah dan Ro'isatusy Syakiira (mahasiswa Psikologi UPI, anggota KKN-T UPI Ranggamekar 2023) telah mendatangi SDN Pamoyanan 1 Kota Bogor Selatan dan melakukan asesmen pada siswa kelas 5. Instrumen yang digunakan berupa teks bacaan ringan yang sudah disesuaikan dengan kurikulum dan diskusi dengan wali kelas.

Berdasarkan asesmen yang telah dilakukan, ditemukan hasil bahwa sebanyak 46% siswa kelas 5A sudah memiliki kemampuan membaca yang baik, sedangkan sebanyak 57% siswa kelas 5B sudah memiliki kemampuan membaca yang baik. Hal ini menunjukkan bahwa sebagian besar siswa kelas 5 sudah sesuai dengan perkembangan kognitifnya.

Disarankan kepada pendidik atau guru memberikan stimulasi lebih sering berkaitan dengan peningkatan kemampuan pemahaman membaca kepada siswa.

Sumber :

Muliawanti, S. F., Amalia, A. R., Nurasiah, I., Hayati, E., & Taslim, T. (2022). Analisis Kemampuan Membaca Pemahaman Siswa Kelas III Sekolah Dasar. Jurnal Cakrawala Pendas, 8(3), 860-869. doi:https://doi.org/10.31949/jcp.v8i3.2605