Mengenal Nyeri Pergelangan Tangan, Carpal Tunnel Syndrome

Mahasiswa Fakultas Kedokteran UIN Syarif Hidayatullah Jakarta
Tulisan dari Lavina Ardisa tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Carpal Tunnel Syndrome, sindroma nyeri atau kesemutan pada pergelangan tangan yang sering terjadi pada pekerja kantoran.

Kamu pekerja kantoran dan sering mengalami nyeri pergelangan tangan? Menjadi pekerja kantoran memiliki resiko yang lebih besar pada penyakit seperti nyeri tulang belakang, nyeri leher, dan nyeri tangan. Hal ini dikarenakan, posisi tubuh tidak berubah dalam jangka waktu yang lama pada saat bekerja. Belum lagi pandemi Covid-19 menyebabkan perusahaan menerapkan WFH (Work From Home) sehingga waktu bekerja di depan laptop bertambah.
Pekerja kantoran sering mengeluhkan nyeri di beberapa bagian tubuhnya seperti nyeri pinggang, nyeri leher, dan nyeri di lengan atas maupun bawah. Pada pekerjaan yang monoton seperti mengetik, tangan akan bergerak dan menyebabkan kontraksi otot secara terus menerus. Hal ini dapat menyebabkan saraf pada pergelangan tangan tertekan dan menyebabkan rasa nyeri, kesemutan, ataupun rasa seperti terbakar.
Nyeri ini sering disebut dengan istilah Carpal Tunnel Syndrome (CTS) atau sindroma terowongan carpal yang merupakan rasa nyeri, kebas, atau kesemutan akibat penekanan saraf medianus yang melalui terowongan carpal.
Sindrom ini terjadi akibat pergerakan tangan terus menerus yang menyebabkan aliran darah tehambat dan terjadi penumpukan asam laktat sehingga timbul nyeri pada pergelangan tangan. Sindrom ini juga dapat terjadi akibat penebalan fleksor retinaculum sehingga menekan saraf medianus.
Tanda dan gejala yang dialami seperti:
Nyeri tangan, biasanya timbul di malam atau pagi hari.
Rasa kebas, kesemutan, atau seperti tersetrum. Biasanya pada ibu jari, telunjuk, jari tengah, dan jari manis.
Tidak ada keluhan di jari kelingking
Jari-jari, tangan, dan pergelangan bengkak dan kaku terutama di pagi hari dan menghilang setelah mengerjakan sesuatu
Gerakan jari kurang terampil untuk kegiatan seperti menyulam/memungut benda kecil
Nah, jika anda merasakan gejala-gejala tersebut, bisa jadi anda mengalami Carpal Tunnel Syndrome! Untuk meredakan gejala tersebut, anda dapat mengikuti tips dibawah ini:
Melakukan peregangan jari. Membuka jari ke atas seperti menyuruh seseorang untuk berhenti dapat meredakan gejala nyeri.
Melakukan peregangan karpal. Peregangan karpal dilakukan dengan menempelkan telapak tangan ke dinding dan mengarahkan jari ke bawah. Tarik ibu jari menggunakan tangan lainnya.
Melakukan peregangan otot pergelangan tangan. Kepalkan tangan, lalu tarik kepalan ke bawah menggunakan tangan lainnya. Tahan posisi kemudian lepaskan.
Hindari pekerjaan yang membutuhkan ketelitian jari dan tangan.
Gunakan wrist support atau penyangga pergalangan tangan.
Lakukan tips diatas jika anda mengalami tanda-tanda dari Carpal Tunnel Syndrome.
Carpal Tunnel Syndrome bukanlah penyakit yang mematikan. Namun, nyeri yang dirasakan dapat mengganggu aktivitas sehari-hari. Orang-orang yang mengalami CTS dapat sembuh sendiri tanpa perlu bantuan medis. Jika kamu merasakan nyeri yang hebat, segera konsultasikan ke dokter saraf terdekat.
