Lazismu DIY Optimis Hadapi Corona melalui Program Tani Bangkit

LAZISMU adalah lembaga zakat tingkat nasional yang berkhidmat dalam pemberdayaan masyarakat melalui pendayagunaan secara produktif dana zakat, infaq, wakaf dan dana kedermawanan lainnya baik dari perseorangan, lembaga, perusahaan dan instansi lainnya
Konten dari Pengguna
19 November 2021 15:27
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
Tulisan dari Lazismu DIY tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Lazismu DIY Optimis Hadapi Corona melalui Program Tani Bangkit (33780)
zoom-in-whitePerbesar
foto bersama penenamab bersama tanaman porang
ADVERTISEMENT
Sleman, D.I Yogyakarta – Mengambil momentum istimewa peringati Muhammadiyah ke 109, Lazismu DIY launching program Tani Bangkit dengan menanam pohon Porang di desa Wedomartani, Ngemplak, Kab. Sleman pada hari Kamis (18/11).
ADVERTISEMENT
Acara launching Tani Bangkit petani Porang dihadiri oleh perwakilan Dinas Pertanian, pangan dan Perikanan kab. Sleman, Badan Pengurus Lazismu DIY, wakil ketua PWM DIY, Badan Pengurus Lazismu Pusat, Panewu Kapanewon Ngemplak, lurah Wedomartani, dan mitra Lazismu PT. Agri Catra Internusa dan PT. Golden Barkah Mandiri.
“Berkaitan milad Muhammdiyah ke 109 secara nasional ini menjadi momentum sangat baik dan berharga telah me-launching program pemberdayaan petani dengan menanam pohon Porang, program dengan konsep pemberdayaan bisa membangkitkan dan mensejahterakan para petani, untuk tanam perdana ditempatkan wilayah Sleman kurang lebih 3 hektar” ujar Ketua Lazismu DIY, Cahyono.
Penanaman pohon Porang ini memiliki target penanaman sebanyak 300 hektar tersebar di lima kabupaten/kota DIY dengan menggandeng mitra perusahaan yang ahli dalam pengembangan tekonologi budidaya Porang.
ADVERTISEMENT
Kegiatan budidaya Porang melibatkan beberapa petani lokal yang nantinya akan dilatih untuk merawat dengan penguasaan teknologi yang mampuni sehingga ada hasil panen secara maksimal. “Proses menyamakan visi, misi dan frekuensi tidak hanya satu, dua atau tiga bulan, namun cukup lama karena mempertimbangkan kebermanfatannya harus besar, disini petani tidak hanya jadi objek tapi sebagai actor utama dalam memajukan perekonomian bangsa” kata Eny Wijayanti, Badan Pengurus Lazismu Pusat.
Siti Rochayah Dwi Mulyani selaku Dinas Pertanian, Pangan dan Perikanan kabupaten Sleman menyampaikan apresiasi kepada Lazismu atas program Tani Bangkit budidaya Porang, pemerintah kabupaten Sleman akan tetap mendukung program dalam usaha pertanian karena dapat disertifikasi pangan tidak hanya padi namun juga Porang.
“Usaha di bidang pertanian kuncinya adalah di teknologi, namun juga di pemasaran sehingga dapat meningkatkan taraf hidup petani ada di pasar” imbuhnya.
ADVERTISEMENT
Wilayah Ngemplak Kab. Sleman akan dijadikan sebagai pilot project penanaman perdana yang nantinya sebagai pusat pelatihan dan pendampingan kelompok petani Porang se-DIY. Potensi lahan yang akan ditanam pohon Porang sebesar 300 hektar, maka diasumsikan ada sekitar 5000 kepala keluarga yang terlibat dalam pertanian ini akan mensukseskan petani-petani di semua wilayah DIY.
“Suatu kegiatan yang dapat memberikan kemanfaatan besar, penanaman budidaya tanaman asli Indonesia harus ditanam, dipelihara, dirawat sebaik mungkin sehingga ada timbal balik, jika perawatannya maksimal dan bagus makan hasil yang didapat juga besar, oleh karena itu perlu adanya unsur mitra yang menguasai teknologi yang kita tidak menguasainya” ujar Azman Latif, wakil ketua PWM DIY.
Mengembangkan program agroindustry berbasis pemberdayaan masyarakat petani untuk mengatasi problem kehidupan masyarakat di sektor sosial ekonomi ummat serta dapat memperkuat aqidah untuk bisa membangkitkan dan mensejahterakan taraf ekonomi para petani
ADVERTISEMENT
Rizal Firdaus
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020