Peran Media Sosial terhadap Tindak Pidana di Indonesia

Mahasiswa program studi hukum pidana islam fakultas syariah dan hukum universitas islam negeri syarif hidayatullah jakarta
Konten dari Pengguna
30 November 2022 18:18
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Tulisan dari Lela Safitri Br Sianipar tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Ilustrasi media sosial, sumber: https://pixabay.com/id/images/search/media%20sosial/
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi media sosial, sumber: https://pixabay.com/id/images/search/media%20sosial/
ADVERTISEMENT
Hubungan Media Sosial dengan Hukum Pidana
Zaman ini, segala sesuatu sudah dikaitkan dengan penggunaan media sosial, media sosial saat ini sangat berperan penting di negara indonesia, bahkan di dunia. Jadi, peran media sosial terhadap seluruh manusia sangat penting mulai dari berkomunikasi, berbagi informasi, dan sebagai sarana dalam mencari rezeki. Media sosial dalam pemakaiannya juga merupakan tanggung jawab diri sendiri, yang mana jika pengguna menyalahi aturan, maka proses hukum berlaku di Negara Kesatuan Republik Indonesia ketika menyampaikan pesan informasi kepada khalayak luas karena indonesia adalah negara Hukum dan Negara Pancasila.
ADVERTISEMENT
Media sosial sangat bermanfaat bagi setiap masyarakat jika dipergunakan dengan benar. Akan tetapi, bisa berdampak negatif apabila orang tersebut menggunakannya dengan tidak benar, yaitu seperti, menyebarkan berita yang tidak benar kepada orang banyak melalui media sosial atau biasanya disebut dengan berita hoax. Jadi apabila berita tersebut merugikan seseorang, maka akan berdampak dengan rusaknya nama baik seseorang dan perbuatan tersebut tidak dibenarkan di negara indonesia dan akan dikenakan tindak pidana pencemaran nama baik.
Hal tersebut jelas berkaitan dengan penggunaan teknologi untuk menyebarluaskan informasi sehingga perbuatan hukumnya termasuk ke dalam golongan transaksi elektronik yang terdapat dalam Undang-undang Republik Indonesia Nomor 11 tahun 2008, mengenai Informasi dan Transaksi Elektronik. Yang menyatakan bahwa: “Transaksi Elektronik adalah perbuatan hukum yang dilakukan dengan menggunakan Komputer, jaringan Komputer, dan media elektronik lainnya.” Banyak kemudahan yang diperoleh oleh teknologi tanpa batas ini. Namun, dibalik kemudahan tentu harus diwaspadai dan diperhatikan agar tidak menjerat penggunanya. Sesungguhnya, teknologi adalah suatu cara pandang dan pengalaman yang membentuk cara bertindak, cara bagaimana menggunakan alat dan cara berhubungan dengan dunia kehidupan.
ADVERTISEMENT
Alasan Seseorang Menyalahgunakan Media Sosial
Ilustrasi penggunaan media sosial, sumber: https://pixabay.com/id/images/search/media%20sosial/
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi penggunaan media sosial, sumber: https://pixabay.com/id/images/search/media%20sosial/
Mengingat penggunaan media sosial berasal dari berbagai kalangan dengan latar belakang pengetahuan yang berbeda-beda pula, maka perlu dipikirkan pula cara agar si pengguna media sosial tersebut mengetahui atau setidaknya menyadari mengenai keberadaan aturan-aturan hukum yang terkait dengan hal itu dan minimal mengetahui mengenai tindakan-tindakan yang bagaimana yang tidak diperkenankan atau tindakan-tindakan apa saja yang dapat dikenakan sanksi.
Ketika kita berbicara mengenai pengangguran media sosial yang berbeda-beda kalangan dan umur ini, maka akan kita jumpai berbagai alasan mengapa mereka menulis secara sembarangan di dalam akun mereka. Untuk penggunaan media sosial di kalangan anak-anak (di bawah umur) dan pengguna dewasa yang menggunakan media sosial ada beberapa alasan mengapa mereka menulis secara bebas:
ADVERTISEMENT
1. Ketidakpahaman akan berbagai aturan hukum (bagi pengguna anak-anak dan dewasa)
2. Adanya persepsi/opini bahwa media sosial merupakan wahana untuk mengekspresikan diri sebebas bebasnya (bagi pengguna anak-anak dan dewasa)
3. Adanya persepsi/opini bahwa jika menulis atau mengunggah di media sosialnya (akun sendiri ) kerahasiaan dapat terjamin (bagi pengguna anak-anak dan dewasa)
4. Ketidaksadaran akan perbuatan yang dilakukan. Maksudnya adalah bahwa mereka merasa bahwa apa yang mereka tulis atau unggah di media sosial merupakan sesuatu yang biasa saja (bagi pengguna anak-anak dan dewasa)
5. Sebagai sarana untuk menyalurkan emosi mereka lewat media sosial. Adakalanya orang dewasa ini mereka stres dalam pekerjaan mereka dan mereka menyalurkannya di media sosial (bagi pengguna dewasa )
ADVERTISEMENT
6. Untuk menarik perhatian di mana menulis dan mengunggah di media sosial, bahkan secara ekstrem sengaja dilakukan agar mendapat perhatian dari teman-temannya agar banyak yang mengomentarinya (bagi pengguna dewasa)
Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa, penggunaan media sosial sangat memudahkan segala urusan masyarakat indonesia selama dipergunakan dengan benar. Sebaliknya, media sosial dapat memberikan dampak negatif kepada penggunanya apabila dipergunakan dengan tidak benar, seperti, menyebarkan berita bohong atau hoax yang merugikan seseorang yang mana hal tersebut melanggar aturan hukum di indonesia.
Lela Safitri Br Sianipar, mahasiswa Hukum Pidana Islam UIN Syarif Hidayatullah Jakarta
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020