PCOS: Bukan Hambatan, Tapi Peluang untuk Menjadi Ibu

Lely Harsono
Seorang ibu satu anak, seorang Admisi di RSI JS Surabaya dengan pengalaman 10 tahun. Lulusan Diploma Komputer Perkantoran STIKOM Surabaya.
Konten dari Pengguna
11 Juli 2024 16:02 WIB
·
waktu baca 4 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Tulisan dari Lely Harsono tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
ADVERTISEMENT
sosmed-whatsapp-green
kumparan Hadir di WhatsApp Channel
Follow
Meskipun Polycystic Ovary Syndrome (PCOS) dapat mengganggu ovulasi dan kesuburan, wanita dengan PCOS tetap bisa hamil!
Ilustrasi PCOS. Foto: Shutterstock
Gaya hidup yang cepat dan modern sekarang ini mengakibatkan pola hidup semakin cenderung menuju ke arah yang serba cepat dan instan. Teknologi modern telah mengubah cara kita menjalani kehidupan sehari-hari, menghadirkan kenyamanan dan kemudahan dalam segala hal.
ADVERTISEMENT
Mulai dari komunikasi, hiburan, hingga konsumsi makanan. Kita sering kali mengutamakan hasil yang cepat dan instan, dengan memesan makanan cepat saji dibandingkan memasak sendiri di rumah.
Gaya hidup yang kurang aktif, atau yang dikenal sebagai kehidupan yang cenderung duduk (sedentary life), semakin menjadi masalah yang serius di era sekarang ini. Banyak orang menghabiskan sebagian besar waktu mereka duduk di depan layar komputer di kantor, di depan televisi di rumah, atau menggunakan gadget di tempat umum.
Dengan kehidupan yang kurang aktif, risiko penyakit seperti obesitas, diabetes tipe 2, penyakit jantung, dan tekanan darah tinggi meningkat secara signifikan, terutama Sindrom Ovarium Polikistik (SOPK) atau yang sering di sebut PCOS (Polycystic ovary syndrome).
ADVERTISEMENT
Dilansir pada National Library of Medicine, PCOS adalah gangguan endokrin paling umum pada wanita, dengan prevalensi keseluruhan antara 5% hingga 15%, dan sering menjadi penyebab infertilitas. PCOS seringnya dapat menyebabkan masalah kesuburan pada beberapa wanita.
Salah satu karakteristik utama PCOS adalah gangguan hormonal yang menyebabkan pertumbuhan folikel yang tidak teratur di ovarium. Hal ini dapat mengganggu proses ovulasi, yaitu pelepasan telur dari ovarium secara teratur. Ketidakmampuan untuk ovulasi secara teratur dapat menghambat kemungkinan kehamilan.
Namun, penting untuk diingat bahwa tidak semua wanita dengan PCOS mengalami infertilitas. Banyak wanita dengan PCOS masih dapat hamil dengan bantuan perawatan medis seperti obat-obatan kesuburan atau prosedur reproduksi bantu seperti inseminasi buatan atau fertilisasi in vitro (IVF).
ADVERTISEMENT
Meskipun PCOS dapat menyebabkan infertilitas, banyak wanita dengan PCOS tetap bisa hamil secara alami. Dengan penanganan medis yang tepat, wanita dengan PCOS dapat meningkatkan peluang untuk hamil dengan tips sebagai berikut:
1. Konsultasi dengan Dokter
Langkah pertama adalah berkonsultasi dengan dokter untuk mendapatkan diagnosis PCOS yang pasti. Jika memungkinkan pilih Dokter Spesialis Kandungan dengan gelar Spesialis Obstetri dan Ginekologi Konsultan Fertilitas dan Reproduksi Dokter (SpOG-KFER). Dokter akan melakukan pemeriksaan fisik, tes darah, dan USG untuk mendiagnosis PCOS dalam menentukan pengobatan terbaik agar dapat meningkatkan peluang hamil.
2. Menjalani Gaya Hidup Sehat
Perubahan gaya hidup dapat sangat membantu dalam mengelola PCOS dan meningkatkan kesuburan. Berikut beberapa perubahan yang dapat Anda lakukan:
ADVERTISEMENT
a. Menurunkan berat badan
Jika Anda kelebihan berat badan, bahkan penurunan berat badan sedikit (5-10%) dapat membantu menormalkan kadar hormon dan meningkatkan ovulasi.
b. Mengatur pola makan
Konsumsi makanan tinggi serat dan rendah gula untuk membantu mengendalikan kadar insulin dan mengurangi inflamasi dalam tubuh. Perbanyak konsumsi buah-buahan, sayur-sayuran, dan biji-bijian. Batasi konsumsi makanan olahan, daging merah, dan makanan manis.
c. Olahraga teratur
Lakukan aktivitas fisik minimal 30 menit setiap hari. Olahraga membantu menurunkan berat badan, meningkatkan insulin, dan mengurangi stres. Pilihlah aktivitas yang Anda sukai agar lebih mudah untuk dijalani secara konsisten.
d. Kelola stres
Stres dapat memperburuk gejala PCOS dan menghambat ovulasi. Lakukan teknik relaksasi seperti yoga, meditasi, atau pernapasan dalam untuk mengendalikan stres.
ADVERTISEMENT
3. Mempertimbangkan Pengobatan
Dokter mungkin akan merekomendasikan obat untuk membantu meningkatkan peluang hamil. Obat-obatan yang umum digunakan untuk PCOS biasanya obat-obatan yang bertujuan untuk merangsang ovulasi, contohnya Metformin dan Clomiphene Citrate. Namun jangan mengonsumsi obat-obatan tanpa ada indikasi medis dan pantauan dokter.
4. Menjalani Prosedur Medis
Jika pengobatan lain tidak berhasil, dokter mungkin merekomendasikan prosedur medis untuk membantu Anda hamil. Prosedur medis yang umum digunakan untuk PCOS termasuk IUI (intrauterine insemination) dan IVF (in vitro fertilization). Kedua prosedur ini menawarkan peluang kehamilan yang lebih tinggi dibandingkan dengan hubungan seks alami, terutama bagi mereka yang memiliki kondisi medis tertentu yang memengaruhi kesuburan.
Meskipun PCOS dapat membuat hamil lebih sulit, itu bukan hal yang mustahil. Dengan perawatan dan dukungan yang tepat, Anda dapat meningkatkan peluang hamil dan memiliki keluarga yang Anda impikan.
ADVERTISEMENT