Bermain Media Sosial saat Puasa Ramadhan, Bagaimana Baiknya?

Ilmu dan iman harus menjadi lentera dalam menyambut Ramadhan.
Tulisan dari Lentera Ramadhan tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Media sosial sudah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari, termasuk saat menjalankan ibadah puasa Ramadhan. Lalu, bagaimana baiknya berselancar di media sosial saat bulan yang suci ini?
Fadhil dari Nahdlatul Ulama mengatakan, media sosial itu bagaikan pisau. Jika digunakan secara baik, akan bermanfaat. Begitu pula sebaliknya.
"Yang paling penting bagi kita orang-orang yang beriman, semua yang kita lakukan pasti ada balasannya. Berbuat baik akan dibalas baik dan tatkala berbuat buruk akan mendapatkan balasan buruk pula,” ujar Fadhil dikutip dari laman NU Online.
Sementara itu, Erwina Tri, perwakilan dari Mafindo Soloraya, warganet harus selalu berpikir terlebih dahulu sebelum membagikan konten di media sosial. Apakah konten tersebut, bermanfaat atau tidak.
"Kemudian berkaitan dengan suatu berita cek dulu kebenarannya atau ditabayunkan, kita harus sadar ada pihak pihak yang melaluI medsos menyebarkan propaganda sesuai dengan kepentingannya," kata dia kepada NU Online.
Untuk itu, ia mengimbau agar warga tidak percaya dengan semua konten yang dibagikan di media sosial. Lebih baik, melakukan klarifikasi terlebih dahulu sebelum membagikan. Jangan sampai, justru banyak hoaks di bulan Ramadhan.
