Konten dari Pengguna

Makna dan Amalan di Malam Nuzulul Quran

Lentera Ramadhan

Lentera Ramadhan

Ilmu dan iman harus menjadi lentera dalam menyambut Ramadhan.

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Lentera Ramadhan tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi mendekap Al Quran. Foto: Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi mendekap Al Quran. Foto: Shutterstock

Bulan Ramadhan menjadi momen istimewa di mana kitab suci Al-Quran pertama kali diturunkan. Momentum turunnya Al-Quran itu disebut dengan Nuzulul Quran dan diperingati setiap tanggal 17 Ramadhan.

Saat itu, Al-Quran diturunkan kepada Rasulullah SAW lewat Malaikat Jibril di Gua Hira.

Kalimat pertama yang diutarakan adalah iqra’ wa rabbukal akram. Artinya, bacalah dan Tuhan-mu lah yang Maha Mulia.

Dikutip dari NU Online, ada sejumlah teori atau pendapat ulama terkait turunnya Al-Quran ini. Teori paling masyhur dan didukung banyak ulama menjelaskan bahwa Al-Quran turun pada malam Lailatul Qadar.

Hal tersebut juga tertuang dalam surat Al-Qadr berikut ini.

اِنَّاۤ اَنۡزَلۡنٰهُ فِىۡ لَيۡلَةِ الۡقَدۡرِ

Innaa anzalnaahu fii lailatil qadr Artinya: Sesungguhnya Kami telah menurunkannya (Al-Qur'an) pada malam qadar. (QS. Al-Qadr: 1)

Memperingati momentum bersejarah bagi umat muslim ini, ada berbagai cara yang bisa kita lakukan.

Sebelum pandemi, kita biasa melakukan pengajian bersama, khatam Quran bersama, bahkan sampai tumpengan, dan perayaan lainnya.

Selama di rumah kita masih dapat memperingati Nuzulul Quran dengan lebih mendekatkan diri kepada Allah SWT secara lebih personal.

Di antaranya adalah memperbanyak salat malam, doa, membaca Al-Quran, dan istiqomah sampai mengkhatamkannya.