Konten Media Partner

Dukung Ambon Sebagai Kota Musik, Puluhan Anak Muda Buat Konser Ramadan

Lentera Maluku

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Atraksi pukul rebana dari Sanggar Mayang Sari. (23/5). Dok: Lentera Maluku
zoom-in-whitePerbesar
Atraksi pukul rebana dari Sanggar Mayang Sari. (23/5). Dok: Lentera Maluku

Lentera Maluku. Puluhan anak-anak Salam Sarani di Ambon mainkan Ukilele dan Rebana di Konser Ramadan For Katong Samua 2019, (23/5).

Konser ini merupakan ide dari Komunitas Ambon Sailing Community (ASC), bekerjasama dengan Gerakan Sayang Maluku. Mereka berkolaborasi untuk mendukung Ambon sebagai kota musik, serta memiliki nilai toleransi perdamaian yang tinggi di Indonesia. Kemudian disponsori oleh Kodam XVI/Pattimura Ambon, Pemerintah Kota Ambon dan Pemerintah Provinsi Maluku.

Koordinator kegiatan, Yani Salampessy, dalam sambutannya Ia katakan bahwa, tujuan kegiatan itu dilakukan adalah bagaimana untuk mewujudkan perdamaian Maluku melalui karya.

"Ini adalah gerakan kolaborasi GSM, Pangdam, Pemkot dan juga Pemprov, untuk menggali bakat dan juga nilai perdamain yang tertanam dalam generasi Maluku kedepan", Ujar Salampessy.

kolaborasi Rebanadan Ukulele di Malam Konse r Ramadan. (23/5). Dok : Lentera Maluku

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kota Ambon A. G Latuheru, dalam sambutnya, Ia memberi apresiasi pada gerakan positif seperti kegiatan itu, agar muncul agen-agen perdamaian di Maluku.

Latuheru berharap dengan gerakan ini, masyarakat Maluku mampu melestarikan budaya Bakukele untuk membangum Maluku kedepan.

Kegiatan konser Ramadan itu turut diramaikan oleh sastrawan Maluku Rudi Fofid, penyanyi Kota Ambon Rio Efruan, Sanggar Mayang Sari, Trio Lawana, Amboina Ukulele Kids Amahusu dan juga komunitas-komunitas lainnya. (LM2)