HUT Ke-74 RI: Momen Berekspresi Bagi Anak-Anak Difabel

Konten Media Partner
17 Agustus 2019 16:58 WIB
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Siswa SLB Negeri Batu Merah Ambon, saat membuat Mading Literasi. Dok : RL
zoom-in-whitePerbesar
Siswa SLB Negeri Batu Merah Ambon, saat membuat Mading Literasi. Dok : RL
ADVERTISEMENT
Lentera Maluku. Ada yang menarik dari peringatan HUT Ke-74 RI di SLB Negeri Batu Merah, Kota Ambon. Para siswa turut dalam lomba menghias kelas. Pada proses pengerjaannya, mereka menyiapkan segala bentuk kreatifitas dan dibantu oleh guru wali kelas.
ADVERTISEMENT
Setiap kelas berusaha menampilkan karya terbaik. Dengan memanfaatkan kertas warna-warni dan beberapa barang daur ulang. Kelas-kelas bagi ABK ini diubah menjadi kelas yang spesial dan menarik. Bangku-bangku ditata rapi, dinding kelas dihiasi dengan tulisan ucapan dirgahayu RI, tak ketinggalan pojok baca di sudut-sudut kelas disulap senyaman mungkin.
Kepala SLB Negeri Batu Merah sedang memberikan penilaian disetiap kelas. (17/8). Dok : Lentera Maluku
Penilaian dilakukan oleh Kepala SLB Negeri Batu Merah, Zainab Holle S.Pd. Dengan kriteria penilaian berdasarkan pada kreativitas, keunikan, kerapian, kebersihan dan keselarasan letak dan kebutuhan anak dalam kelas.
"Lomba ini untuk meningkatkan kreativitas guru dan siswa dan juga untuk melatih kerjasama antara guru dan siswa", pungkas Zainab.
Salah satu karya lukisan dinding siswa-siswa SLB Negeri Batu Merah (17/8). Dok : Lentera Maluku
Pantauan Lentera Maluku (17/8), kegiatan lomba ini dilaksanakan usai pelaksanaan upacara memperingati Hari Ulang Tahun ke-74 Republik Indonesia. Upacara tersebut diikuti secara tertib dan khidmat oleh seluruh warga SLB. Bertindak sebagai Inspektur upacara adalah Kepala SLB Negeri Batu Merah. Diakhir upacara seluruh siswa menyanyikan lagu nasional dengan semangat.
Upacara memperingati HTU Ke-74 RI di SLB Negeri Batu Merah Ambon (17/8). Dok : Lentera Maluku
Hari kemerdekaan Republik Indonesia adalah momentum dimana tiap anak bangsa diajak untuk kembali mengingat perjuangan para pahlawan, yang memperjuangkan kemerdekaan Indonesia sehingga ada pada titik ini. Namun, sesungguhnya perjuangan belumlah berakhir. Memajukan pendidikan dan kesehatan merupakan hak dasar setiap warga negara adalah perjuangan di masa kini, yang harus diprioritaskan. (LM3)
ADVERTISEMENT