kumparan
31 Agustus 2019 11:24

Kapal Goyang Kapten : Film Komedi Bajak Kapal di Laut Maluku Tenggara

Roadshow Kapal Goyang Kapten. Dari kiri ke kanan, ada Jhon Laratmase, Mamat Alkatiri, Muhadkly Acho, Gr Pamungkas, Raymon Handayana (Sutradara), dan Mathias Tuhelelu (30/8). Dok : Lentera Maluku
Lenteng Ambon. Kota Ambon menjadi satu dari 20 kota besar yang ada di Indonesia dalam perjalanan Road Show Film Kapal Goyang Kapten. Yang menarik dari film ini, bahwa seluruh syuting film berlokasi di wilayah Maluku.
ADVERTISEMENT
Film yang bertemakan komedi ini, direncanakan oleh Mega Pilar Picture akan merilisnya pada tanggal 5 September 2019 mendatang secara serentak di seluruh bioskop. Tidak hanya menawarkan aksi-aksi komedi tetapi juga memperlihatkan indahnya Kota Ambon, Kota Tual dan Kepulauan Maluku Tenggara.
Tak heran jika sang sutradara, Raymon Handayana memilih lokasi film di timur Indonesia. Bukan hanya ingin mengangkat dunia pariwisata di Maluku, tetapi sutradara ingin memberitahukan kepada dunia internasional, bahwa Maluku punya sesuatu yang tidak bisa temui di tempat lain.
Antusias masyarakat saat Meet & Great (30/8). DOk : Lentera Maluku
Untuk memperkenalkan film tersebut kepada masyarakat Maluku, Tim Roadshow Kapal Goyang Kapten sudah tiba di Ambon, sejak Hari Jumat (30/8). Pantauan Lentara Maluku, tepat pukul 20.00 WIT di Kafe Kayu Manis Ambon, mereka adakan Meet and Great dengan menghadirkan beberapa para pemain film, seperti Mamat Alkatiri, Muhadkly Acho, Ge Pamungkas dan sang sutradara Raymon Handayana. Sayangnya Yuki Kato belum bisa hadir di acara Meet & Great, ia akan hadir pada keesokan harinya saat nonton bareng di Ambon City Center (ACC) tanggal 31 Agustus 2019. Pertemuan itu berlangsung kocak dengan hadirnya Stand Up Indo Ambon.
ADVERTISEMENT
Beberapa pemain lainnya yang muncul dalam tayangan tersebut, seperti Asri Welas, Arief Didu, Romaria Simbolon, Yusril, Naomi Papilaya, Andi Anissa, Ryma Gembala dan Ananta Rispo.
“Jika kalian nonton film ini, yuk kita seneng-seneng bareng, ketawa-ketawa bareng, kita terhibur bareng, tapi di satu sisi kalian bisa lihat ternyata di Maluku juga indah dan kita tak bisa bohong bahwa banyak film yang tadinya daerah itu tidak dikenal, tapi gara-gara film bisa jadi terkenal. Semoga dengan film ini orang makin banyak tahu tentang Maluku”, ungkap Raymon Handayana.
Pembagian Merchandise Kapal Goyang Kapten oleh Mamat Alkatiri (30/8). DOk : Lentera Maluku
Berbeda dengan Raymon, Gw Pamungkas saat ditemui wartawan, Ia paparkan bahwa dalam film Kapal Goyang Kapten cukup unik dan memberikan nafas segar di dunia perfileman Indonesia.
ADVERTISEMENT
Di tempat yang sama, Muhadkly Acho menjelaskan bahwa film ini lucu ,ia mengajak masyarakat Maluku untuk menontonnya. Sementara itu, dipaparkan juga oleh Mamat Alkatiri, bahwa film ini ada pesan yang menunjukkan kepada semua orang, bahwa sebenarnya orang Maluku itu tidak jahat.
Foto bersama pemain Kapal Goyang Kapten di Kafe Kayu Manis. (30/8). Dok : Lentera Maluku
Film ini bercerita tentang tiga orang pembajak amatir, yang mencoba untuk membajak kapal wisata yang sedang berlayar di Laut Maluku. Dalam kisahnya, kapal tersebut berisikan beberapa turis lokal dan seorang nahkoda, namun dikemas dalam ramuan komedi. (LM2)
Tulisan ini adalah kiriman dari publisher, isi tulisan ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab publisher. Laporkan tulisan