Konten Media Partner

Menunggu 700 Anak Tangga Rumah Pohon Laha di Ambon

Lentera Maluku

clock
comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Para pengujung sedang menikmati wisata alam di rumah pohon dan Air Terjun Gergaji. Dok. Lentera Maluku
zoom-in-whitePerbesar
Para pengujung sedang menikmati wisata alam di rumah pohon dan Air Terjun Gergaji. Dok. Lentera Maluku

Lentera Maluku- Saat ini di Desa Laha, Kecamatan Teluk Ambon, Maluku, sedang dibangun tempat wisata baru dengan konsep alam. Lokasi wisata ini mulai dibangun pada Agustus 2018 dan proses penyelesaian masih 60%. Meskipun demikian, lokasi ini sudah banyak dikunjungi wisatawan sejak Januari 2019. Salah spot wisata yang dinantikan ialah rumah pohon.

Hingga kini, pihak pengelola masih harus membuat 700 anak tangga lagi untuk menuju ke rumah pohon yang tingginya sekitar 150 meter, dengan jarak 400 meter dari pintu masuk.

Melalui ide kreatif dari Moh Nur, Fachri, Lambate, Baso, dan Habib bin Tahir, lokasi ini diberi nama Rumah Pohon Kampung Rotan. Rencananya, Moh Nur dan kawan-kawan akan menambah beberapa penginapan di atas pohon, membuka lahan perkemahan bagi para wisatawan yang ingin camping serta permainan alam seperti flying fox.

Sebuah papan nama untuk menyambut pengunjung. Dok. Lentera Maluku

Rumah Pohon Kampung Rotan menawarkan pemandangan yang indah dan alami. Para pengunjung juga bisa menikmati air terjun yang jaraknya sekitar 50 meter dari rumah pohon. Uniknya, air terjun itu diberi nama Air Terjun Gergaji.

“Rumah pohon ini belum resmi, air terjun di atas jarak sekitar 50 meter, tapi karena orang sudah datang, apa boleh buat”, ungkap Moh Nur, salah satu pengelola Rumah Pohon Kampung Rotan, Senin (24/6).

Pada jembatan kayu menuju rumah pohon disediakan tempat istirahat, kursi yang terbuat dari rotan. Dok : Lentera Maluku

Lokasi Rumah Pohon Kampung Rotan ini tidak jauh dari pusat kota, pengunjung bisa menempuh jarak sekitar 1 jam perjalanan dengan menggunakan transportasi darat. Apalagi bagi wisatawan yang baru tiba di Ambon menggunakan pesawat, bisa langsung menuju ke Bandara Pattimura saja, karena waktu tempuh dari bandara menuju Rumah Pohon Kampung Rotan hanya berkisar 20 menit.

Pemandangan alam dari atas rumah pohon. Dok : Lentera Maluku

Keindahan alam di sekitar rumah pohon sangat luar biasa. Biaya masuk ke Rumah Pohon Kampung Rotan hanya Rp 10 ribu orang dan gratis biaya parkiran.

Jembatan gantung menuju air terjun. Dok. Lentera Maluku

Moh Nur dan timnya menyadari bahwa wisata di Ambon adalah sektor penting dalam putaran ekonomi, sehingga ia bertekad membangun lokasi wisata alam, meskipun memakai dana pribadi sebagai modal awal.

Jembatan menuju air terjun. Dok. Lentera Maluku

Moh Nur berharap, ke depannya ada bantuan dari pemerintah untuk membantu mereka dalam mengembangkan tempat wisata Rumah Pohon Kampung Rotan . (LM2)

Tangga menuju air terjun. Dok. Lentera Maluku
Kesejukan Air Terjun Gergaji. Dok. Lentera Maluku
Jalan menuju Rumah Pohon Rotan. Dok. Lentera Maluku