Pulang Kampung dengan Bahagia, Belang Porto Arak-Arakan Piala FTA 2019

Lentera Maluku. Setelah mengikuti lomba Arumbai di Festival Teluk Ambon (FTA) 2019, Belang Porto yang memenangkan juara satu bersama Belang Banda I, akhirnya pulang dengan kegembiraan. Dengan arak-arakan dari pesisir pantai hingga beberapa ruas jalan di kota Ambon sekitar pukul 19.30 WIT, (21/8).
Padahal, saat diumumkan hasil pemenang lomba Arumbai oleh pihak juri dan penyelenggera, sempat terjadi polemik pada ajang pesta Teluk Ambon tahun ini.
Namun polemik tersebut sudah terselesaikan, warga Porto nampak gembira dan semangat kembali. Hal ini terlihat saat mereka memikul Belang, disertai arak-arakan piala dari pesisir Teluk Ambon menuju pesisir Desa Passo, hingga melintasi jalan Sisingamangaraja.
Warga Porto juga berteriak dengan lantang, “Porto Karas (keras)”, sambil bergantian memikul Belang di sepanjang jalan. Masyarakat kota Ambon yang mendukung Belang Porto juga turut memeriahkan kemenangan tersebut.
Pantauan Lentera Maluku pada Rabu malam (21/8) itu, suasana jalan saat mereka melewatinya, terlihat ramai dan lancar tanpa ada masalah lalu lintas.
Edho,salah satu warga Porto yang ditemui wartawan disela-sela arak-arakan itu, ia mengungkapkan kegembiraannya pada ajang Festival Teluk Ambon kali ini .
“Beta (saya) senang tahun ini Porto masih diberikan kesempatan untuk menjadi juara dalam FTA, walau juara itu bersamaan dengan Belang Banda. Dan katong (kita) sebagai masyarakat Maluku, khususnya Ambon sangat berharap tahun-tahun berikutnya panitia penyelenggara dapat lebih meningkatkan keseriusan dalam ajang lomba seperti ini, terutama lomba Arumbai”, ungkap Edho.
Lebih lanjut, Edho menegaskan bahwa budaya Maluku yang harus dijunjung tinggi ialah Pela Gandong (hubungan persaudaraan).
“Dilihat dari sudut pandang manapun, tetap katong (kita) punya hubungan yang kuat dalam tali persaudaraan”, tutur Edho.
Selanjutnya Belang Porto akan kembali ke kampung halamannya, di Kecamatan Saparua. Kabupaten Maluku Tengah pada hari Kamis (22/8).(LM2)
