SLB Negeri Batu Merah Ambon Bentuk Satgas Literasi

Konten Media Partner
5 Agustus 2019 13:07 WIB
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Siswa SLB Batu Merah Ambon. Dok : Sar
zoom-in-whitePerbesar
Siswa SLB Batu Merah Ambon. Dok : Sar
ADVERTISEMENT
sosmed-whatsapp-green
kumparan Hadir di WhatsApp Channel
Follow
Lentera Maluku. Dalam mewujudkan sebuah program pemerintah tentang Gerakan Literasi Sekolah, SLB Negeri Batu Merah bentuk satgas literasi di sekolahnya.
ADVERTISEMENT
Satgas ini berfungsi untuk membuat proram-program semangat literasi, dalam membangun semangat membaca dan menulis bagi siswa berkebutuhan khusus.
Dari enam literasi dasar, Literasi baca tulis merupakan program yang diutamakan, sehingga siswa yang berkebutuhan khusus dapat membaca dan menulis dengan baik.
Selain itu satgas Literasi SLB Negeri Batu Merah, juga membuat program untuk para guru dengan memberikan semangat menulis, agar menghasilkan sebuah buku yang akan bermanfaat bagi Sekolah.
Menurut koordinator Satgas literasi SLB Negeri Batu Merah, Isna Rizqiyya, S.Pd., bahwa program literasi yang dilakukan itu sudah sejak tahun lalu, merupakan sebuah implementasi program pemerintah, tentang gerakan literasi di sekolah.
“Saat ini ada guru kami telah menerbitkan sebuah buku tentang pembelajaran anak berkebutuhan khusus”, ujar Isna.
ADVERTISEMENT
“Kami tetap berkomitmen dengan para pendidik, maupun siswa untuk membangun semangat literasi di sekolah”, katanya lagi.
BUKU Mengenal dan Mearncang PEMBELAJARAN ABK Karya Padil Sarip Mako, Guru SLB Negeri Batu Meraih Ambon. Dok : SLB Batu Merah AMbon
Meskipun dengan keterbatasan dan hambatan yang dialami para siswa berkebutuhan khusus, namun pihaknya akan terus bergerak dan bekerja keras, untuk dapat menghasilkan prestasi.
“Terbukti ada staf pengajar kami telah menerbitkan buku tentang pembelajaran berkebutuhan khusus”, tegas Isna.
Selain program menerbitkan buku, satgas literasi saat ini sementara menuju ke literasi digital dengan memanfaatkan teknologi HP, sebagai bahan untuk membaca buku-buku elektronik. Disamping itu para pengajar telah memanfaatkan teknologi untuk memudahkan dalam pembelajaran.
Menurut Isna, Tim literasi SLB Negeri Batu Merah Ambon, juga telah berhasil mewakili provinsi Maluku dalam lomba menulis kreatif/Cerpen pada ajang Festifal literasi ABK tingkat Nasional akhir bulan Juli lalu.
ADVERTISEMENT
“Akhir Juli kemarin salah seorang siswa SMALB Batu Merah Ambon mewakili provinsi Maluku dalam ajang festival literasi nasional di Jakarta”, ujarnya.
Sementara itu, Padil Sarip Mako saat dikonfirmasi oleh media ini (5/8), mengaku benar telah menulis buku berjudul Mengenal dan Merancang Pembelajaran Anak Berkebutuhan Khusus.
“Harapan saya bisa memotivasi pendidik atau guru lain, untuk terus menulis dan melahirkan karya untuk memajukan pendidikan di maluku” kata Padil.
Padil yang selama ini dikenal aktif menghidupkan literasi di SLB Batu Merah, menegaskan bahwa seorang guru mulia karena karya. (LM1)