Konten dari Pengguna

Menjelajah Kereta Bawah Tanah di Tashkent, Uzbekistan

Leo Galuh

Leo Galuh

Jurnalis Multimedia Lepas yang Berbasis di Indonesia

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Leo Galuh tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Tashkent, ibu kota Uzbekistan, memiliki salah satu sistem metro yang paling unik dan memukau di Asia Tengah. Metro Tashkent tidak hanya berfungsi sebagai alat transportasi publik yang efisien, tetapi juga sebagai galeri seni bawah tanah yang menggabungkan sejarah, arsitektur, dan budaya lokal. Melalui empat foto di bawah ini, yuk kita telusuri keindahan dan daya tariknya.

  1. Mural Yuri Gagarin di Kosmonavtlar Metro Station

Mural kosmonot Yuri Gagarin. Sumber: dokumentasi pribadi.
zoom-in-whitePerbesar
Mural kosmonot Yuri Gagarin. Sumber: dokumentasi pribadi.

Foto pertama menunjukkan mural indah di salah satu stasiun metro, menampilkan potret Yuri Gagarin, kosmonot pertama di dunia. Dikelilingi oleh pola artistik bernuansa luar angkasa, mural ini merupakan penghormatan kepada era keemasan eksplorasi luar angkasa Uni Soviet, yang pernah menjadi bagian sejarah Uzbekistan.

Tulisan "Ю.А. Гагарин - первый в мире космонавт" atau "Yuri Gagarin - Kosmonot Pertama di Dunia" menegaskan peran penting sosok ini dalam pencapaian manusia di luar angkasa.

  1. Sentuhan modern dan tradisional di kereta

Kereta dengan corak biru putih yang modern. Sumber: dokumentasi pribadi.

Foto kedua menampilkan kereta metro modern yang dilengkapi desain garis-garis biru dan hijau, mencerminkan warna bendera Uzbekistan. Stasiun ini ramai dengan penumpang yang sibuk, menunjukkan bagaimana metro menjadi tulang punggung transportasi masyarakat lokal.

Menariknya, nama tujuan di kereta bertuliskan "Do'stlik," yang berarti "Persahabatan" dalam bahasa Uzbek, melambangkan semangat komunitas yang erat di kota ini. Interior stasiun yang dihiasi lengkungan artistik dan lampu yang memantul lembut menambah kesan elegan sekaligus fungsional.

  1. Kembali ke era 90an

Suasana di dalam gerbong kereta. Sumber: dokumentasi pribadi.

Foto ketiga ini menunjukkan suasana di dalam kereta Metro Tashkent. Dari luar, bodi kereta terlihat modern dan futuristik. Tapi siapa sangka di dalamnya kita dibawa kembali ke era 1990an.

Nuansa vintage sangat terasa. Gerbong kereta di Tashkent, Uzbekistan akan selalu penuh dengan penumpang di saat jam-jam sibuk.

Gerbongnya cukup terang. Udara di dalam gerbong kereta sejuk dengan pendingin udara.

4. Lobi stasiun yang bersih

Salah satu lobi stasiun di Tashkent. Sumber: dokumentasi pribadi.

Foto keempat memperlihatkan lobi stasiun yang luas dan bersih. Desainnya sederhana namun tetap memperhatikan estetika dengan dinding marmer yang sejuk dipandang.

Di sudut lain, terdapat loket tiket bertuliskan "Kassa," di mana pengunjung dapat membeli tiket atau bertanya informasi lebih lanjut. Selain itu, iklan digital dari bank lokal menunjukkan kemajuan teknologi yang diintegrasikan dengan sistem metro.

Suasana lobi yang tenang ini memberikan pengalaman yang nyaman bagi para pengguna metro.