Kamu Mahasiswa yang Punya Ambisi Tinggi dan Sering Burnout? Yuk, Rehat Sejenak!

Undergraduate Student (Unpad) Candidate. FIB Unpad - MA Al Urwatul Wutsqo Alumna
ยทwaktu baca 1 menit
Tulisan dari Lesti Leonita (Sastra Arab) tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Memaksakan diri untuk terus berkegiatan? lingkungan pertemanan yang toxic? hingga pada akhirnya kamu kehilangan minat dan motivasi untuk melakukan kegiatan.

Burnout adalah kondisi dimana seseorang mengalami kelelahan fisik, emosional, dan mental akut sehingga seseorang yang merasa di fase tersebut kehilangan minat dan motivasi belajar nya. Memaksakan diri untuk terus menerus melakukan suatu pekerjaan dengan target yang tinggi dalam jangka waktu lama dalam menguras tenaga dan memicu kelelahan ekstrem.
Burnout bisa dialami oleh siapa saja tanpa terkecuali, termasuk mahasiswa dengan ambisi tinggi. Pada dasarnya tidak ada yang salah dalam berambisi namun yang perlu kita fahami bersama adalah bagaimana kita bisa mengelola ambisi kita agar tetap stabil dan terkendali.
Ada beberapa ciri-ciri yang bisa kita sama-sama kenali ketika seseorang merasakan Burnout :
1. Mudah cemas dan kehilangan semangat beraktivitas
2. Cenderung merasa dirinya tidak berharga karena adanya penurunan kualitas produktivitas dan pencapaian
3. Sakit kepala berkepanjangan dan gangguan tidur
4. Mudah Marah dan lebih sering melamun bahkan menyendiri
orang dengan beberapa ciri-ciri tersebut memiliki kemungkinan sedang berada di fase Burnout, kenali dan sadari lebih awal serta pentingnya kepedulian atau aware terhadap lingkungan sosial sekitar kita. Berikan pendekatan secara personal, Rangkul dan dengarkan keluhan kesahnya karena sering kali orang yang dalam fase tersebut cenderung sulit untuk terbuka dan lebih memilih untuk memendam semua nya sendiri, tinggal bom waktu yang suatu saat akan meledak.
Berikut adalah beberapa antisipasi dan cara mengatasi Burnout, terutama bagi mahasiswa
1. Atur jam belajar dan waktu istirahat kamu
2. Menerapkan gaya hidup sehat, seperti berolahraga dan makan teratur
3. Berbagi cerita ke orang terdekat dan jangan terlalu sering memikirkan masalah berlarut-larut
4. Punya waktu untuk me time atau sekedar jalan-jalan untuk melepas penat
5. Jika sulit untuk ditangani sendiri bisa coba konsultasi kan dengan psikolog terdekat atau dengan menghubungi psikiater
Mulai detik ini kamu jangan lagi terlalu lelah ya dalam beraktivitas, beri sedikit ruang untuk raga ini beristirahat. Jika perlu berikan apresiasi untuk diri kamu karena sudah kuat dalam menjalankan aktivitas yang cukup berat ini.
Kita hidup di dunia ini tidak sendirian akan selalu ada orang-orang baik di samping mu, jadi jangan memendam semuanya sendiri ya!
