Konten dari Pengguna

Kenali Attachment Style Kamu dan Calon Pasangan Kamu

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Lesti Leonita (Sastra Arab) tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi hubungan yang harmonis dan pasangan yang saling mengenal, sumber gambar : Pexels
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi hubungan yang harmonis dan pasangan yang saling mengenal, sumber gambar : Pexels

"Sering overthinking dalam menjalin hubungan dengan seseorang?, kehilangan diri sendiri dan terlalu bergantung dengan pasangan?, atau cenderung menghindari konflik saat masalah datang?".

Bisa jadi itu adalah tanda-tanda Attachment Style yang ada pada diri kamu dan belum kamu sadari, Yuk kenali Attachment style kamu dan calon pasangan kamu!

Akhir-akhir ini banyak berseliweran di media sosial para anak muda yang hubungan nya kandas karena dari salah satunya merasa tidak secure dalam menjalin hubungan, komunikasi yang tidak terarah, atau bahkan cenderung sensitif pada hal-hal kecil yang seharusnya bisa ditolerir. Attachment Style merupakan gaya seseorang dalam menjalin komunikasi, dan merespon kedekatan emosional dengan orang lain, ada 4 Attachment Style yang perlu kamu ketahui, yaitu :

1. Secure

2. Avoidant

3. Anxious

4. Disorganized

Istilah yang paling sering kita dengar dan bertolak belakang adalah seseorang dengan kepribadian Avoidant dan Anxious, Avoidant merupakan gaya kelekatan seseorang yang dimana cenderung menghindar, dan lebih memilih menjaga jarak dalam hubungan yang intens. Seseorang dengan gaya kelekatan tersebut tidak selalu terbuka pada orang lain. Sementara seseorang yang memiliki gaya kelekatan Anxious salah satu cirinya bisa dilihat dari bagaimana ia menganggap diri nya itu bukanlah segalanya, cenderung sangat bergantung pada pasangan nya hingga memiliki rasa cemas yang berlebih, hingga pada akhirnya ia selalu butuh validasi terhadap pasangan nya.

Ilustasi seseorang dengan Attachment style Anxious, sumber gambar : Pexels

mengapa hal ini sering terjadi? karena pada dasarnya dalam kehidupan berumah tangga komunikasi itu menjadi tombak utama dalam merepresentasikan keluarga yang harmonis, siapa sih yang tidak mau punya keluarga yang adem ayem? pasti semuanya mendambakan hal itu.

Banyak faktor yang mempengaruhi dua attachment style tersebut diantara nya trauma masa lalu, pola asuh orang tua, dan experience. perlu difahami bahwasanya Attachment style ini bukanlah sesuatu yang melekat dalam diri seseorang, ada banyak cara yang bisa kita lakukan dalam mengatasi dan mengantisipasi pola tersebut pada calon pasangan kita diantara nya :

1. Diskusi dengan calon pasangan anda mengenai edukasi attachment style

2. Komunikasi yang terarah dan saling terbuka

3. Melatih emosional agar bijak dalam menangani konflik

4. Sadari dan kenali lebih awal pola-pola perilaku yang mengarah pada Attachment Style tersebut.

Semua orang berhak untuk mendapatkan pasangan hidup terbaiknya