Konten dari Pengguna

Apakah Tontonanmu Bisa Memengaruhi Emosimu?

Lia Mutmainah

Lia Mutmainah

Mahasiswi UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

·waktu baca 5 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Lia Mutmainah tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Menonton, Sumber: Freepik
zoom-in-whitePerbesar
Menonton, Sumber: Freepik

Pernah nggak sih suasana hati kamu berubah drastis setelah menonton sesuatu? Ngerasa sedih setelah nonton film yang melow, menjadi paranoid sehabis nonton film horror, atau bahkan menjadi ceria setelah nonton komedi? Tanpa disadari tontonan itu ternyata bisa mengendalikan perasaan yang kita alami loh. Tontonan yang kita konsumsi ternyata lebih dari sekedar hiburan semata, tetapi mereka bisa memengaruhi suasana hati, emosi, bahkan pikiran. Media visual seperti film, serial, atau video pendek yang kita tonton bisa saja menjadi alat yang sangat kuat untuk mengubah suasana hati dan pikiran kita. Maka dari itu, berhati-hatilah dengan apa yang kita tonton dan bijaklah dalam memilih tontonan, karena apa yang kita lihat bisa memengaruhi bagaimana diri kita.

Secara psikologis, tayangan yang kita konsumsi sehari-hari bisa memengaruhi emosi kita melalui mekanisme seperti mood management theory. Dari beberapa sumber yang aku baca, teori tersebut menjelaskan bahwa kita cenderung memilih tontonan atau tayangan yang sesuai dengan kebutuhan emosional kita pada waktu tertentu. Terkadang juga kita mencari tayangan yang relate dengan perasaan atau kejadian yang sedang kita alami. Misalnya, pada saat sedih, kita mungkin mencari tayangan berisi kata-kata yang bisa memotivasi, mencari konten yang berisi komedi agar terhibur, atau bahkan malah memilih tayangan yang bergenre sedih untuk merasa lebih terhubung dengan perasaan sedih tersebut. Hal tersebut menunjukkan bahwa tayangan bisa menjadi sarana yang dapat memengaruhi suasana hati kita. Tontonan yang kita tonton bahkan bisa menjadi tempat pelarian emosional atau bahkan menjadi terapi sederhana untuk mengelola mood atau perasaan. Namun, perlu disadari juga itu semua tergantung pada jenis konten yang kita tonton, cara kita menontonnya, cara kita menanggapi tontonan tersebut, juga suasana hati kita pada saat menonton tayangan tersebut.

Terdapat berbagai jenis tayangan yang biasanya kita tonton dan bisa memberikan dampak yang berbeda pada suasana hati kita. Misalnya:

  1. Komedi, tayangan atau konten yang berisi komedi memberikan hiburan yang dapat meningkatkan suasana hati dan membuat kita tertawa.

  2. Drama picisan atau romantis, yang bisa membuat kita ikut terlarut dalam ceritanya dan membuat kita seringkali ikut terbawa suasana.

  3. Inspiratif, konten yang berisi inspirasi bisa membuat kita semangat dan termotivasi dalam hidup serta menggerakkan kita untuk melakukan hal-hal yang positif.

  4. Religi, tayangan ini seringkali membuat hati lebih tenang dan membuat kita ingin menjadi lebih baik dalam menjalani hidup dan beribadah.

  5. Horror, tayangan atau konten horror biasanya seringkali memicu adrenalin yang membuat kita merasa takut setelah menontonnya. Tetapi, bagi sebagian orang yang menyukai genre horror mungkin bisa menjadi sebuah hal yang menyenangkan ketika menontonnya.

Selain jenis tayangan yang harus kita perhatikan saat menonton, cara kita menonton juga menjadi hal yang penting yang bisa mempengaruhi perasaan kita, contohnya, melakukan maraton menonton drama. Melakukan maraton dalam menonton sesuatu, atau yang sering dikenal dengan binge watching ini adalah kegiatan menonton secara terus menerus tanpa adanya jeda. Maraton menonton ini memang dapat memberikan hiburan dan bisa menjawab rasa penasaran kita terhadap apa yang akan terjadi di episode atau video yang selanjutnya, tetapi jika disadari hal tersebut sangat menguras emosi kita dan membuat kita terlarut dengan tayangan tersebut yang membuat kita merasa lelah secara emosional. Padahal, dengan menontonnya secara perlahan dan memberikan jeda waktu yang cukup, kita bisa menikmati tontonan tersebut dengan khidmat dan juga membuat otak menjadi memiliki kesempatan yang besar untuk mengelola emosi dengan lebih baik sehingga kita tidak mudah lelah secara emosional.

Selain itu, tidak semua tayangan yang ada bisa memberikan dampak positif terhadap perasaan kita. Tayangan yang berisi kekerasan, mengandung banyak konflik, atau yang berisi tentang hal-hal yang negatif bisa saja memicu stres, menimbulkan rasa takut untuk melakukan sesuatu, atau bahkan bisa memperburuk suasana hati kita. Apalagi, jika kita sedang dalam kondisi yang tidak baik secara emosional, tayangan semacam itu bisa memperkuat emosi negatif yang ada di diri kita.

Perlu dipahami, bahwa tidak semua orang bisa merasakan dampak emosional yang sama dari tayangan yang mereka tonton. Beberapa faktor, seperti pengalaman hidup, kepribadian, atau kondisi mental seseorang akan sangat mempengaruhi orang untuk merespon tayangan tertentu. Bagi beberapa orang, ketika menonton drama atau sinetron bisa saja menjadi hiburan tersendiri, sementara bagi beberapa orang lain menonton drama atau sinetron justru malah menambahkan beban emosional mereka. Maka dari itu, kita perlu mengenali diri kita sendiri sebelum memilih dan menonton tontonan. Contohnya, jika menonton film horor membuat kita merasa takut dan cemas secara berlebihan lebih baik kita tidak menonton film dengan genre semacam itu lagi karena hal tersebut memberikan dampak yang buruk terhadap kita. Tontonlah tayangan yang bisa memberikan dampak yang positif terhadap diri dan emosional kita.

Untuk menentukan tayangan yang bisa memberikan dampak positif terhadap diri dan emosional kita, teman-teman bisa melakukan hal-hal ini:

  • Pertama, pilih tontonan yang sesuai dengan kebutuhan emosional kita. Misalnya, jika sedang sedih pilihlah tayangan yang bisa menghibur atau motivasi agar tidak terlarut secara terus-menerus dalam kesedihan.

  • Kedua, hindari tayangan dengan tema yang berat atau sensitif jika kalian sedang merasa tidak baik.

  • Ketiga, cari tayangan yang menyenangkan dan inspiratif untuk menjaga mood kalian.

  • Terakhir, batasi durasi menonton kalian agar tidak merasa jenuh dan lelah.

Sekali lagi, perlu diingat bahwa apa yang kita tonton memiliki kekuatan yang besar yang bisa memengaruhi perasaan kita. Dengan bijak memilih tontonan dan menyadari pengaruhnya terhadap suasana hati, tayangan yang kita tonton bisa menjadi alat penghibur sekaligus terapi yang bermanfaat yang dapat menjaga kesehatan mental bahkan bisa meningkatkan kualitas hidup kita. Jadi, mulai sekarang ayo menjadi lebih selektif dalam memilih tontonan.