Konten dari Pengguna

Berkeliling di Museum Partai Komunis Tiongkok

Liliana

Liliana

Jurnalis China Media Group (CMG) Departemen Bahasa Indonesia

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Liliana tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Menjelang HUT ke-100 Partai Komunis Tiongkok yang jatuh pada tanggal 1 Juli 2021, Komite Sentral Partai Komunis Tiongkok membangun sebuah museum untuk menampilkan sejarah Partai Komunis Tiongkok dari awal berdiri hingga saat ini. Konstruksi dimulai pada 10 September 2018 dan selesai pada 5 Mei 2021. Museum diresmikan pada 18 Juni 2021, dan akan secara resmi dibuka untuk umum pada 1 Juli 2021.

Luas bangunan utama museum sekitar 150.000 meter persegi, hampir dua pertiganya adalah ruang pameran.

Penulis bersama dengan jurnalis asing lainnya mendapat kehormatan untuk mengunjungi museum ini terlebih dahulu sebelum dibuka untuk umum pada tanggal 1 Juli 2021.

Tiba di depan museum, bangunan museum yang besar dan megah berkesan setara dengan bangunan penting seperti Balai Agung Rakyat dan Museum Nasional Tiongkok.

Bangunan Museum Partai Komunis Tiongkok
Hiasan patung di samping museum
Lapangan depan musem

Aula pameran sejarah Partai Komunis Tiongkok menampilkan 4.548 set peninggalan budaya, termasuk 420 peninggalan asli budaya nasional kelas satu, seperti Buku Catatan Brussel IV karya Karl Marx, tiang gantungan peradilan, dan lain sebagainya.

Lobi museum
Lorong pameran museum
Patung Karl Marx beserta catatan-catatannya
Catatan-catatan Karl Marx
Tiang gantungan peradilan yang digunakan tahun 1927 dan kemudian disimpan di penjara pada masa revolusi

Penampilan di dalam museum sangat mempesona dan mengesankan, penataan dan efek 3D dengan lampu-lampunya membuat museum serasa hidup, dan membawa pengunjung masuk ke dalam suasana-suasana yang ingin disampaikan oleh setiap bagian dari museum tersebut.

Senjata yang digunakan pada masa perjuangan melawan Jepang dan perang revolusi
Suasana 3D di museum
Efek dekorasi lampu di museum
Efek 3D gunung salju di Tiongkok
Patung pemimpin-pemimpin Partai Komunis Tiongkok
Lorong penghubung ruang museum antara tema yang satu ke tema berikutnya
Platform nformasi sejarah berbentuk layar

Selain memamerkan barang-barang peninggalan semasa perjuangan PKT melawan agresi Jepang dan perjuangan revolusi Tiongkok, juga dipamerkan foto momen-momen penting semasa perjuangan, hari kemerdekaan RRT dan sidang Kongres Nasional PKT.

Rancangan-rancangan awal bendera negara RRT
Video proklamasi kemerdekaan RRT
Bendera, lambang dan lagu kebangsaan RRT
Pakaian, topi dan mikrofon yang digunakan Mao Zedong saat memproklamasikan kemerdekaan RRT
Kendaraan yang digunakan dalam parade HUT RRT ke-35 tahun

Saat berkelliling dalam museum, sebuah foto menarik perhatian penulis. Foto tersebut adalah sebuah foto Konferensi Asia-Afrika pada bulan April 1955 yang diadakan di Bandung.

Konferensi Asia Afrika di Bandung pada tahun 1955 yang diikuti oleh 29 negara.

Selain foto sejarah masa lampau, juga terdapat foto-foto prestasi Tiongkok di era modern seperti kereta cepat, Olimpiade Beijing 2008, Tim medis penanggulangan Sars, pesawat luar angkasa Tianwen-1, kapal selam berawak Fendouzhe, tim medis penanggulangan pandemi Covid-19 dan lain sebagainya.

Kereta cepat Tiongkok
Olimpiade Beijing 2008
Kapal selam berawak Fendouzhe
Tim medis penanggulangan Sars
Pesawat luar angkasa Tianwen-1
Tim medis penanggulangan Covid-19

Yang lebih menarik lagi, terdapat simulasi kemudi kereta cepat dan kapal selam berawak Fendouzhe yang dapat dicoba oleh pengunjung.

Model kereta cepat
Simulasi kemudi kereta cepat
Simulasi kemudi kapal selam berawak Fendouzhe

Berkeliling di dalam Museum Partai Komunis Tiongkok sangat seru dan menyenangkan.

Pewarta : Liliana

Sumber foto : Liliana