kumparan Jadi Bagian dari Perjalanan Haji Fajri yang Penuh Cerita

Life at kumparanverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Fajri mendapatkan kesempatan haji Foto: Dok. Pribadi
zoom-in-whitePerbesar
Fajri mendapatkan kesempatan haji Foto: Dok. Pribadi

Fajri tidak pernah membayangkan bahwa impian ke Tanah Suci akan terwujud lewat perjalanan karirnya di kumparan. Baginya, haji adalah mimpi besar yang belum tahu kapan bisa dicapai. Namun, di tahun 2025, jalan itu terbuka secara tak terduga, melalui profesi yang selama ini ia jalani dengan sepenuh hati.

Fajri bergabung dengan kumparan sejak November 2017. Ia memulai dari nol, bahkan belum pernah menulis berita sebelumnya. Namun di kumparan, ia merasa diberi ruang untuk terus belajar dan berkembang. Kini, Fajri dipercaya menjadi Asisten Redaktur di kanal kumparanBISNIS.

Akhir 2024, kumparan membuka seleksi internal untuk memilih perwakilan ke Media Center Haji (MCH) Kementerian Agama. Fajri mendaftarkan diri dan lolos. Ia kemudian mengikuti tes CAT dan wawancara di Asrama Haji Pondok Gede. Pada Jumat, 25 April 2025, Fajri resmi dinyatakan lulus sebagai Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH).

“Sulit digambarkan rasanya. Saya sempat diam, enggak bisa berkata-kata. Yang langsung terbayang adalah almarhum ibu saya,” kenang Fajri dengan haru. Keinginan pulang ke Lamongan untuk meminta doa ke sang ayah sempat muncul, tapi ia harus fokus menyiapkan dokumen penugasan.

Fajri mendapatkan kesempatan haji Foto: Dok. Pribadi

Sebagai bagian dari MCH, Fajri bertugas memberikan informasi dan edukasi publik seputar pelaksanaan ibadah haji. Ia juga ikut membantu jamaah secara langsung di lapangan, termasuk saat puncak haji di Armuzna bersama tim Mobile Crisis Rescue.

Fajri menceritakan pengalamannya yang berkesan dalam membantu jamaah, “Capek itu pasti. Tapi saat melihat senyum jemaah, semua lelah langsung hilang.”

Bagi Fajri, keberangkatan haji bukan sekadar tugas. Ini adalah bukti bahwa kumparan bukan hanya tempat bekerja, tapi juga tempat bermimpi dan bertumbuh.

“Dulu saya datang tanpa pengalaman. Di kumparan, saya merasa dibimbing, diberi ruang untuk tumbuh, dan kini juga diberi jalan menuju mimpi besar. Saya percaya ini adalah bagian dari doa yang dikabulkan.”