Konten dari Pengguna

4 Cara Menghadapi Rekan Kerja yang Toxic

LifeHack

LifeHack

Membicarakan seputar trik dan tips kehidupan.

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari LifeHack tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Rekan kerja toxic. (Foto: Shutterstock)
zoom-in-whitePerbesar
Rekan kerja toxic. (Foto: Shutterstock)

Punya rekan kerja toxic di kantor rasanya pasti menyebalkan. Selain suka bikin mood berantakan, pekerjaanmu pasti jadi terganggu. Memang bagaimana sih ciri-ciri rekan kerja toxic? Menurut Harvard Bussiness Review, inilah ciri-cirinya:

  • Suka 'menusuk dari belakang' dan menyalahkan orang lain,

  • Sering membuat gosip dan rumor tak benar,

  • Sengaja menjatuhkan orang lain,

  • Hanya peduli agenda pribadi tanpa memikirkan kerja tim.

Perilaku toxic ini pun berdampak buruk buat pekerjaanmu. Alasannya karena mereka suka membuat "drama" di pekerjaan, merendahkan pimpinan, dan menghancurkan kerja tim.

Lalu bagaimana cara mengatasi mereka?

  1. Berkata Jujur

Kalau kamu tak berinisiatif melakukan hal ini, hampir dijamin kerja timmu akan begitu-begitu saja. Kamu tak dapat berharap rekan kerja yang toxic bisa tiba-tiba sadar kalau mereka salah.

Bicarakan dengannya baik-baik. Dengarkan apa masalahnya lalu cari solusinya bersama.

  1. Jangan Ikutan Toxic

Sering kali, kita terjebak dengan mindset mereka--bahwa dalam tim yang paling penting adalah menyingkirkan yang lain.

Fokuslah bekerja sebagai tim, jangan mau terjebak dalam permainan 'sikut-sikutan' yang mereka buat. Biasakanlah untuk berdiskusi dengan cara baik-baik bila ada masalah, bukan saling menjatuhkan.

Bicarakan dengan Atasan Kalau kelakuan rekan kerjamu itu sudah kelewat batas, ada baiknya atasanmu tahu duduk masalahnya. Jangan sampai tercipta atmosfer toxic hanya karena satu orang. Ajak atasanmu untuk membuat norma yang baik di tempat kerja.

Jangan Lupa Jaga Diri Kamu harus kuat. Jangan sampai perilaku toxic di tempat kerja mempengaruhi kesehatan psikologis dan emosionalmu.

Lakukan apa yang kamu bisa, hiraukan apa yang tak bisa kamu kendalikan, dan buatlah perubahan bila perlu. Kalau kamu sudah melakukan berbagai upaya tapi tak ada yang berhasil, ada baiknya kamu mencari tempat kerja lain. Bukan karena kamu menyerah, tapi mengalah demi kehidupan yang lebih baik. (NS)

Baca lebih banyak informasi mengenai berita artis/berita heboh/info bola/dan lifehack lebih nyaman di aplikasi kumparan.

Download aplikasi Android di sini.

Download aplikasi iOS di sini.