Benarkah Terlalu Sering Main 'Game Mobile' Bikin Mata Juling?

Membicarakan seputar trik dan tips kehidupan.
Tulisan dari LifeHack tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Mata bocah berusia sembilan tahun di China jadi juling karena keseringan bermain game mobile. Bocah yang tidak diberitahukan namanya itu, dikabarkan biasa bermain gim lebih dari 10 jam per hari.
Mata juling atau strabismus adalah kondisi di mana mata mengalamai gangguan koordinasi antar otot penggerak bola mata. Kondisi itu membuat posisi kedua mata tidak sejajar dan melihat ke arah yang berbeda.
Sebelum ada gawai, mata juling (yang bukan bawaan lahir) disebabkan karena terlalu dekat dan lama menonton televisi. Namun, semenjak penggunaan smartphone semakin masif, mata juling lebih sering terjadi karena terlalu lama bermain gawai.
Hasil penelitian dari Rumah Sakit Universitas Nasional Chonnam di Seoul, Korea Selatan, menyebut kalau durasi pemakaian gawai, entah bertukar pesan atau bermain game mobile, dan jarak pandang antara gawai ke mata bisa menjadi penyebab mata juling.
Penelitian itu menyebut, orang yang bermain gawai sekitar 4-8 jam per hari, ditambah dengan jarak antara layar gawai dan mata hanya 20-30 sentimeter, berisiko mengalami mata juling lebih besar, terlebih pada anak-anak.
Meski begitu, kasus mata juling lebih sering terjadi pada anak-anak. Itu karena ikatan neurologis antara mata dan otak anak belum sepenuhnya berkembang.
Risiko mata juling juga semakin meningkat pada anak yang telah memiliki gangguan mata binokuler, yang ditandai dengan pandangan buram atau kabur.
"Jika anak-anak sudah memiliki kondisi penglihatan binokuler yang mendasarinya, risiko menderita kondisi mata juling bisa lebih besar," kata Luke Arundel dari Optemetry Australia.
Pencegahan
Penelitian yang dilakukan Universitas of Oxford mengemukakan bahwa anak remaja sebaiknya bermain gawai selama 257 menit per hari atau setara 4 jam 17 menit agar tidak mengganggu kinerja otak. Untuk anak-anak, idealnya hanya selama 1-2 jam per hari.
Idealnya, orang dewasa yang aktif bermain gawai disarankan untuk mengistirahatkan matanya tiap 20 menit sekali. Maksudnya, ketika sudah 20 menit menatap layar gawai, palingkan pandangan ke arah objek lain yang punya jarak 6 meter atau 20 kaki dari posisi sekarang selama 20 detik. Dan terus dilakukan secara berulang. Metode itu dikenal dengan nama latihan 20-20-20.
Selain membatasi penggunaan gawai, disarankan pula untuk menjaga jarak antara layar gawai dan mata, minimal jaraknya sekepalan tangan. Disarankan pula untuk mengkonsumsi vitamin A, terlebih bagi kalian yang sering bermain game mobile.
Lalu bagaimana cara penanganan mata juling akibat terlalu lama bermain game mobile?
Berkaca dari kasus anak di China tadi, pihak dokter yang menangani anak tersebut menyarankan untuk beristirahat total main game mobile dan gawai selama 3-6 bulan. Bila keadaan mata tak kunjung membaik, baru dilakukan pembedahan.
(NS)
Baca lebih banyak berita mengenai berita heboh/berita artis/info bola/dan lifehack lebih nyaman di aplikasi kumparan.
Download aplikasi Android di sini.
Download aplikasi iOS di sini.
