Efek Obat Bius dan Cara Menghindari Modus Kejahatannya

Membicarakan seputar trik dan tips kehidupan.
Tulisan dari LifeHack tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Fenomena penggunaan obat bius sebagai modus tindak kejahatan semakin banyak terjadi. Banyak orang menjadi korban kejahatan di mana pelaku menggunakan zat yang ditambahkan pada minuman atau makanan untuk membius.
Efek yang ditimbulkan obat bius pun memungkinkan pelaku kejahatan untuk merampok, memperkosa, atau pun kejahatan lainnya terhadap korban. Salah satunya yaitu kasus pemerkosaan oleh mahasiswa asal Indonesia bernama Reynhard Sinaga, terhadap ratusan pria di Manchester, Inggris.
Dalam melancarkan beberapa aksinya, Reynhard Sinaga mencampurkan obat bius ke dalam minuman korban. Setelah korban tak sadarkan diri, barulah ia melakukan aksi bejatnya tersebut.
Insiden semacam ini tentunya sangat mengkhawatirkan. Ini membuat masyarakat bersikap waspada ketika mendapat tawaran makanan atau minuman dari orang tak dikenal. Walau, pada kenyataannya kejahatan dengan modus obat bius pun bisa juga dilakukan oleh orang dekat.
Lalu, bagaimana cara mengenali ciri-ciri makanan atau minuman yang dicampuri obat bius?
Nyatanya, minuman dan makanan yang sudah dicampuri obat bius tidak dapat dikenali dengan mudah secara kasat mata. Sebab, zat yang terkandung di dalam obat bius tidak mengubah rasa, aroma, maupun warna makanan atau makanan yang dicampuri. Namun, untuk beberapa obat sejenis GHB akan membuat makanan atau minuman terasa sedikit asin atau berbau aneh.
Reaksi obat bius terhadap tubuh pun tergantung jenis obat dan jumlah dosis yang digunakan. Reaksi tubuh apabila seseorang secara tak sengaja mengkonsumsi makanan atau minuman yang dicampuri obat bius di antaranya:
Sulit berbicara dan fokus;
Kehilangan keseimbangan dan sulit bergerak;
Penglihatan menjadi kabur atau bahkan berhalusinasi;
Mual dan muntah; hingga,
Hilangnya kesadaran dan tidak bisa mengingat apa pun.
Untuk menghindari kejahatan dengan modus obat bius, ada beberapa hal yang bisa dilakukan.
Jangan menerima makanan atau minuman dari orang tak dikenal.
Jangan meninggalkan minuman atau makanan tanpa pengawasan.
Minuman yang sudah ditinggalkan sebisa mungkin ganti saja dengan yang baru.
Sudah sepatutnya, selalu waspada saat berada di lingkungan baru atau bertemu dengan orang baru. Terlebih ketika ada gerak-gerik dari seseorang yang mencurigakan. Tujuannya, agar kita bisa terhindar dari niat jahat seseorang, termasuk kejahatan yang menggunakan obat bius dalam makanan atau minuman.
(wnd)
