Konten dari Pengguna

Teror Ular Kobra: Pencegahan dan Pertolongan Pertama Saat Digigit

LifeHack

LifeHack

Membicarakan seputar trik dan tips kehidupan.

clock
comment
2
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari LifeHack tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi ular kobra (Foto: Pixabay)
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi ular kobra (Foto: Pixabay)

Warga yang tinggal di perumahan di kawasan Citayam, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, sedang resah akibat teror ular kobra. Puluhan anak ular kobra tiba-tiba berkeliaran di pemukiman warga beberapa hari terakhir.

Teror juga dirasakan oleh warga Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, dan Jember, Jawa Timur. Di Jember sendiri sudah ada 40 ekor ular kobra yang dibunuh oleh warga sekitar.

Dikutip dari berbagai sumber, awal-awal musim penghujan merupkan musim ideal bagi telur-telur ular kobra menetas. Dalam sekali bertelur, induk kobra bisa punya 12-20 butir telur yang akan menetas dalam waktu 3-4 bulan.

Untuk mengantisipasi munculnya sarang ular kobra di rumah, ada baiknya mengikuti tips pencegahan berikut:

Ilustrasi ular kobra (Foto: Unsplash)
  • Panggil petugas pemadam kebakaran atau pecinta ular jika menemukan telur dengan ciri-ciri berbentuk lonjong, berwarna putih, dan punya cangkang keras di lubang atau tempat yang lembab.

  • Jaga kebersihan lingkungan rumah dan pekarangan. Bisa dengan rajin mengepel lantai dengan pewangi dan jangan membiarkan barang atau kardus menumpuk karena bisa menjadi lokasi yang nyaman untuk ular kobra bersarang.

  • Basmi tikus di rumah. Sebab tikus merupakan makanan ular kobra.

Lalu bagaimana melakukan penolongan pertama saat digigit ular kobra?

Menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS (CDS), penanganan yang tepat dapat membuat gigitan ular jarang berakibat fatal. Walaupun dalam kasus gigitan ular kobra memerlukan penanganan yang lebih komprehensif.

Ilustrasi ular kobra (Foto: Unsplash)

1. Jangan Menyedot racun

Saat panik, beberapa orang akan refleks menyedot bagian tubuh yang digigit untuk membuang racun/bisa. Padahal tindakkan itu tidak tepat. Alih-alih keluar dari dalam tubuh, racun ular kobra bisa masuk lewat mulut.

2. Jangan banyak bergerak

Setelah digigit ular kobra, jangan banyak menggerakkan badan yang digigit. Lakukan pertolongan pertama untuk menghambat penyebaran racun dengan meletakkan kayu di kedua sisi yang digigit kemudian mengikatnya, seperti pertolongan saat patah tulang.

Lepaskan pula berbagai perhiasan yang dipakai di tangan atau kaki. Sebab daerah sekitar gigitan bisa saja membengkak.

3. Catat waktu digigit

Sesudah melakukan pertolongan pertama, catat perkiraan waktu kapan digigit. Itu untuk membantu dokter memperkirakan kemungkinan risiko apa yang timbul.

4. Jangan minum aspirin

Bila terasa sakit, jangan minum aspirin, ibuprofen, ataupun obat pereda nyeri yang bisa mengencerkan darah.

5. Segera panggil dokter

Panggil dokter atau segera pergi ke rumah sakit untuk mendapat penangan intensif setelah digigit ular kobra.

(NS)